Jakarta – PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (EXCL) memetik hasil positif dari transformasi pascamerger sepanjang tahun 2025. Emiten telekomunikasi ini mencatatkan lonjakan laba bersih dinormalisasi hingga 63 persen menjadi Rp3,00 triliun.
Selain laba yang melesat, pendapatan perusahaan juga tumbuh sebesar 23 persen dengan nilai mencapai Rp42,49 triliun.
Manajemen menyatakan bahwa capaian tersebut didorong oleh efisiensi operasional serta sinergi yang terbangun pascamerger.
Dalam keterangan resminya, perseroan menyebut telah merealisasikan sinergi sebesar USD252 juta pada kuartal kedua hingga keempat tahun 2025. “Angka ini melampaui ekspektasi awal kami,” ungkap manajemen terkait efisiensi tersebut.
Kesuksesan ini turut didukung oleh akselerasi integrasi jaringan yang masif di berbagai wilayah operasional.
Hingga akhir tahun lalu, perusahaan berhasil mengintegrasikan 70 persen site di seluruh jangkauan layanannya.
Seluruh capaian kinerja tersebut telah disahkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar di Jakarta, Rabu (20/5/2026).
Forum pemegang saham resmi menyetujui laporan tahunan serta laporan keuangan tahun buku 2025.
Presiden Direktur & CEO XLSMART, Rajeev Sethi, menilai tahun 2025 sebagai fase krusial dalam memperkuat fondasi perusahaan.
Menurutnya, dukungan pemegang saham menjadi stimulus utama untuk terus meningkatkan kualitas jaringan dan pengalaman pelanggan ke depan.
Agenda RUPST juga memberikan pembebasan tanggung jawab (acquit et de charge) kepada jajaran Direksi dan Dewan Komisaris atas kinerja tahun buku 2025.
Forum turut menunjuk Kantor Akuntan Publik Rintis, Jumadi, Rianto dan Rekan, dengan Lukmanul Arsyad sebagai akuntan publik untuk mengaudit tahun buku 2026.
Ke depan, perusahaan berkomitmen untuk melanjutkan transformasi bisnis secara disiplin.
Ekspansi layanan 5G tetap menjadi prioritas strategis demi mempertahankan posisi sebagai penyedia konektivitas terdepan, menyusul raihan penghargaan pengalaman jaringan 5G terbaik di Indonesia dari Ookla Speedtest Awards.







