Tutup
Teknologi

Lenovo Luncurkan ThinkStation PGX Percepat Pengembangan AI Lokal

130
×

Lenovo Luncurkan ThinkStation PGX Percepat Pengembangan AI Lokal

Sebarkan artikel ini
lenovo-thinkstation-pgx:-ukuran-ringkas-tapi-bisa-kelola-200-miliar-data
Lenovo ThinkStation PGX: Ukuran Ringkas tapi bisa Kelola 200 Miliar Data

Jakarta – Lenovo resmi meluncurkan ThinkStation PGX ke pasar Indonesia sebagai perangkat desktop ringkas yang dirancang khusus untuk mengakselerasi pengembangan kecerdasan buatan (AI). Perangkat ini hadir untuk mendukung kebutuhan para peneliti, ilmuwan data, pengembang, hingga mahasiswa dalam bereksperimen dengan teknologi AI secara efisien.

Dapur pacu perangkat ini ditenagai oleh Nvidia GB10 Grace Blackwell Superchip. Komponen tersebut mampu menghasilkan performa hingga 1 PetaFlop atau 1000 TOPS, yang memungkinkan pengolahan model AI generatif dengan parameter mencapai 200 miliar.

Kinerja tersebut didukung oleh memori sistem terpadu sebesar 128GB. Dengan spesifikasi ini, pengguna dapat mengoptimalkan proses prototyping, fine-tuning, hingga inferensi model reasoning AI generasi terbaru.

Bagi kebutuhan komputasi yang lebih berat, Lenovo memberikan fleksibilitas melalui sistem penghubung dua unit ThinkStation PGX secara bersamaan. Konfigurasi ini mampu menangani model AI dengan parameter yang melonjak hingga 405 miliar.

Dari sisi perangkat lunak, sistem ini telah dilengkapi Nvidia DGX OS beserta Nvidia AI software stack bawaan. Pengguna bisa langsung mengakses berbagai framework populer seperti PyTorch dan Jupyter tanpa hambatan teknis.

Integrasi sistem ini dirancang agar proses pengembangan model AI berjalan secara seamless. Hasil kerja yang dikembangkan pada perangkat ini dapat dipindahkan ke infrastruktur cloud atau pusat data tanpa perlu melakukan perubahan kode.

Kehadiran ThinkStation PGX menjadi solusi alternatif yang lebih ekonomis untuk pengembangan AI secara lokal. Inovasi ini memungkinkan perusahaan maupun institusi menghemat sumber daya komputasi cloud untuk kebutuhan pelatihan berskala produksi.

Untuk menangani dataset berskala besar, perangkat ini menjamin stabilitas aliran data dengan bandwidth memori sistem hingga 273GB/s. Seluruh performa tinggi tersebut dikemas dalam desain ringkas yang hemat ruang, sehingga tetap responsif saat menjalankan berbagai analisis data kompleks.