Tutup
Teknologi

Apple Kembangkan Kacamata Pintar dengan Teknologi Kecerdasan Visual

87
×

Apple Kembangkan Kacamata Pintar dengan Teknologi Kecerdasan Visual

Sebarkan artikel ini
apple-siapkan-perangkat-ai-yang-bisa-melihat-dunia
Apple Siapkan Perangkat AI yang Bisa Melihat Dunia

California – Apple tengah mengembangkan kacamata pintar berbasis kecerdasan buatan (AI) yang dirancang untuk membawa asisten virtual seperti Siri ke level lebih tinggi. Perangkat ini tidak sekadar merespons perintah suara, tetapi mampu “melihat” serta memahami lingkungan sekitar pengguna secara nyata.

Berbeda dengan kacamata pintar yang ada saat ini, perangkat Apple bakal mengandalkan teknologi Visual Intelligence. Sistem ini memungkinkan AI menganalisis objek, lokasi, teks, hingga aktivitas di depan mata pengguna secara real-time.

Pengguna nantinya bisa mendapatkan informasi instan hanya dengan menatap objek tertentu. Misalnya, perangkat akan langsung menyajikan detail menu atau ulasan saat pengguna menatap sebuah restoran, menerjemahkan bahasa asing, hingga membantu melacak barang yang hilang.

Inovasi ini menjadi pilar strategis dalam pengembangan platform Apple Intelligence yang terus dimatangkan. Meski begitu, rencana peluncuran perangkat tersebut dikabarkan mengalami penundaan.

Jadwal peluncuran yang semula diproyeksikan pada akhir 2026 dengan pemasaran awal 2027, kini diundur menjadi akhir 2027. Keputusan ini diambil karena Apple masih fokus menyempurnakan kemampuan AI visual yang menjadi nilai jual utama produk tersebut.

Strategi kehati-hatian ini memang sudah menjadi identitas Apple yang enggan merilis produk sebelum dianggap matang secara optimal. Langkah ini sangat krusial mengingat Apple harus bersaing ketat dengan Meta yang lebih dulu meluncurkan kacamata pintar kolaborasi dengan Ray-Ban.

Para pengamat teknologi menilai persaingan di segmen ini bakal menjadi pertarungan besar ke depannya. Kacamata pintar berbasis AI diprediksi kuat akan menjadi platform komputasi masa depan yang menggantikan dominasi smartphone selama dua dekade terakhir.