JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengawali perdagangan bulan Juni 2026 dengan catatan positif. Setelah sempat tertekan di akhir Mei, indeks berhasil bangkit dan ditutup menguat 1,11% atau naik 67,85 poin ke level 6.195,42 pada perdagangan Selasa (2/6/2026).
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI) yang dihimpun RTI, IHSG konsisten bergerak di zona hijau sepanjang hari. Indeks sempat menyentuh level terendah di posisi 6.143 dan mencapai level tertinggi di 6.264 sebelum akhirnya ditutup di angka 6.195,42.
Aktivitas perdagangan berlangsung cukup ramai dengan total volume transaksi mencapai 31,24 miliar saham. Nilai transaksi harian tercatat sebesar Rp 25,47 triliun. Secara keseluruhan, penguatan indeks ditopang oleh kenaikan harga 281 saham.
Meski demikian, tekanan jual masih terlihat di pasar. Sebanyak 389 saham tercatat melemah, sementara 147 saham lainnya bergerak stagnan.
Di balik penguatan indeks, investor asing justru terpantau melakukan aksi jual bersih atau *net sell* dengan nilai total mencapai Rp 1,39 triliun di seluruh pasar.
Berikut adalah daftar 10 saham dengan nilai *net sell* asing terbesar pada Selasa (2/6/2026):
1. PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA): Rp 254,59 miliar
2. PT Astra International Tbk (ASII): Rp 244,22 miliar
3. PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI): Rp 88,86 miliar
4. PT Bank Mandiri Tbk (BMRI): Rp 72,64 miliar
5. PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA): Rp 72,15 miliar
6. PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN): Rp 68,65 miliar
7. PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI): Rp 58,73 miliar
8. PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI): Rp 48,32 miliar
9. PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG): Rp 47,62 miliar
10. PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN): Rp 44,89 miliar







