EkonomiNews

Zigo Rolanda Dorong Sinergi Fiskal Fokus pada Pembangunan Infrastruktur

164
×

Zigo Rolanda Dorong Sinergi Fiskal Fokus pada Pembangunan Infrastruktur

Sebarkan artikel ini
sorot-arah-rapbn-2027,-zigo-rolanda:-dorong-pembangunan-infrastruktur-dan-kesejahteraan-rakyat
Sorot Arah RAPBN 2027, Zigo Rolanda: Dorong Pembangunan Infrastruktur dan Kesejahteraan Rakyat

JAKARTA – Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, Zigo Rolanda, menekankan pentingnya sinergi kebijakan fiskal dan moneter sebagai fondasi utama pembangunan nasional tahun 2027. Hal tersebut ia sampaikan setelah mengikuti rapat kerja bersama pemerintah dan Bank Indonesia, Selasa (9/6/2026).

Rapat tersebut secara khusus membahas Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) untuk RAPBN 2027, serta penyusunan Rencana Kerja Pemerintah (RKP). Zigo menilai tahapan ini menjadi langkah krusial dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional di tengah tantangan global yang kian kompleks.

Politisi asal Sumatera Barat ini berkomitmen mengawal penyusunan anggaran yang inklusif agar dampaknya dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat. Ia menekankan bahwa setiap kebijakan harus mampu mendorong kesejahteraan serta memeratakan hasil pembangunan hingga ke pelosok daerah.

“DPR bersama pemerintah memastikan kebijakan yang disusun mampu menjawab kebutuhan masyarakat, menjaga pertumbuhan ekonomi, serta memperkuat daya saing nasional,” ujar Zigo.

Dalam pembahasan itu, sektor infrastruktur juga menjadi perhatian khusus bagi Zigo. Menurutnya, pembangunan infrastruktur yang tepat sasaran merupakan kunci untuk meningkatkan produktivitas, memperluas konektivitas, serta membuka peluang usaha baru bagi masyarakat di daerah.

“Pembangunan infrastruktur harus tetap menjadi perhatian karena memiliki dampak langsung terhadap peningkatan produktivitas dan kesejahteraan masyarakat. Selain itu, program-program pemerintah juga harus semakin responsif terhadap kebutuhan riil masyarakat di daerah,” imbuhnya.

Zigo berharap kolaborasi komprehensif antara legislatif dan eksekutif ini dapat menjadi instrumen yang efektif. Langkah tersebut diharapkan mampu mempercepat target pembangunan berkelanjutan sekaligus memperkokoh ketahanan ekonomi nasional secara berkualitas.