Emas

Pegadaian Raih Penghargaan Top Company Industri Bullion Bank 2026

48
×

Pegadaian Raih Penghargaan Top Company Industri Bullion Bank 2026

Sebarkan artikel ini

JAKARTA – PT Pegadaian (Persero) berhasil mengukuhkan posisinya sebagai pemimpin industri perbankan emas nasional dengan meraih penghargaan “Top Company in Bullion Bank Industry” dalam ajang Indonesia Top Companies Recognition 2026. Penghargaan tersebut diserahkan di The Westin Jakarta pada Senin (29/6) sebagai bentuk apresiasi atas konsistensi perusahaan dalam mentransformasi layanan keuangan berbasis emas.

Direktur TI dan Digital PT Pegadaian, Yos Iman Jaya Dappu, menerima langsung penghargaan tersebut. Prestasi ini menjadi bukti nyata kepemimpinan Pegadaian sebagai pelopor ekosistem Bank Emas pertama di Indonesia yang mengedepankan inovasi layanan keuangan.

Yos menyatakan bahwa penghargaan ini mencerminkan komitmen berkelanjutan perusahaan dalam memperluas inklusi keuangan berbasis emas. Pihaknya berupaya menghadirkan solusi finansial yang relevan untuk menjawab kebutuhan masyarakat yang terus berkembang.

Langkah progresif Pegadaian dalam industri bullion didukung oleh landasan regulasi yang kuat setelah mengantongi izin resmi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada Desember 2024. Layanan Bank Emas kemudian diresmikan oleh Presiden Prabowo Subianto pada 26 Februari 2025.

Sebagai pemegang izin usaha bullion, Pegadaian kini memiliki kewenangan untuk mengelola aset emas menjadi instrumen keuangan yang produktif dan likuid. Portofolio layanan yang ditawarkan mencakup Deposito Emas, Pinjaman Modal Kerja Emas, Jasa Titipan Emas Korporasi, serta perdagangan emas secara luas.

Keunggulan kompetitif Pegadaian dalam sektor ini ditopang oleh rekam jejak selama lebih dari 125 tahun dalam bidang penaksiran dan gadai emas. Pengalaman panjang tersebut membangun tingkat kepercayaan publik yang sangat tinggi terhadap layanan perusahaan.

Dari sisi infrastruktur, Pegadaian telah menyiapkan fasilitas penyimpanan emas atau vault yang memenuhi standar internasional. Kesiapan fisik ini memastikan keamanan aset nasabah dalam skala besar sekaligus memperkuat stabilitas operasional bisnis bullion.

Integrasi digital menjadi pilar utama dalam ekosistem ini melalui aplikasi Tring! by Pegadaian. Kehadiran platform tersebut memungkinkan nasabah melakukan transaksi produk emas kapan saja dan di mana saja dengan sistem yang lebih efisien.

Efektivitas ekosistem emas Pegadaian tercermin dari data performa perusahaan hingga Mei 2026. Total kelolaan emas dalam ekosistem perusahaan, termasuk lini bisnis gadai, telah mencapai angka fantastis sebesar 153,72 ton.

Ke depan, perusahaan menargetkan edukasi masyarakat agar tidak lagi memandang emas sebagai aset pasif yang sekadar disimpan. Emas diharapkan dapat dipahami sebagai aset keuangan produktif yang mampu mengakselerasi kesejahteraan masyarakat dan memperkokoh ekonomi nasional.

Sinergi yang erat dengan ekosistem Danantara menjadi modal utama bagi Pegadaian untuk terus memperluas jangkauan layanan bullion. Perusahaan optimis bahwa inovasi ini akan terus memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi melalui optimalisasi aset emas dalam sistem keuangan formal.