Jakarta – Pasar ponsel pintar Tanah Air sepanjang 2026 kian sengit akibat perang inovasi antara Realme dan Infinix.
Kedua vendor ini secara agresif menyematkan kecerdasan buatan (AI) serta melakukan peningkatan kualitas layar dan baterai di semua lini produk.
Strategi tersebut berimbas positif bagi konsumen karena adanya penyesuaian harga yang lebih kompetitif dari kelas entry-level hingga flagship.
Infinix kini semakin dominan di segmen ekonomis melalui kehadiran Smart 10 yang bisa didapatkan dengan merogoh kocek sekitar Rp1,2 jutaan.
Pengguna yang mencari performa andal dengan layar ber-refresh rate tinggi dapat melirik Infinix Hot 60i seharga Rp1,7 jutaan.
Di sisi lain, Realme menawarkan Note 80 mulai dari Rp1.649.000 sebagai perangkat paling terjangkau dalam portofolio mereka.
Bagi pencinta fitur kelas menengah, Realme C100i hadir membawa layar 120 Hz dan baterai jumbo 7.000 mAh dengan banderol Rp2.149.000.
Kebutuhan daya baterai ekstra juga dijawab Realme lewat seri C85 yang dibekali baterai 7.000 mAh dan fast charging 45W seharga Rp2.879.000.
Segmen premium Realme diperkuat oleh GT 7T yang mengandalkan chipset MediaTek Dimensity 8400 Max dengan harga Rp6.860.750.
Puncak performa produk mereka saat ini diisi seri GT 7 yang ditenagai chipset MediaTek Dimensity 9400e dengan harga mulai dari Rp8 jutaan, bergantung pada varian memori yang dipilih.






