Bursa Saham

Humpuss Maritim Bagikan Dividen Rp 3 Miliar dan Lanjutkan Investasi Armada

45
×

Humpuss Maritim Bagikan Dividen Rp 3 Miliar dan Lanjutkan Investasi Armada

Sebarkan artikel ini
Direktur Utama Humpuss Maritim Internasional Ari Askhara dalam RUPST perusahaan di Jakarta
Direktur Utama Humpuss Maritim Internasional Ari Askhara memimpin RUPST yang menetapkan pembagian dividen sebesar Rp 3 miliar.

JAKARTA – PT Humpuss Maritim Internasional Tbk (HUMI) resmi menetapkan pembagian dividen tunai sebesar Rp 3 miliar kepada para pemegang saham. Keputusan tersebut diambil dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang mengulas kinerja tahun buku 2025.

Direktur Utama Humpuss Maritim Internasional, Ari Askhara, menyatakan bahwa pembagian dividen ini merupakan bentuk apresiasi perusahaan terhadap kepercayaan investor. Meski demikian, perusahaan tetap memprioritaskan alokasi sumber daya untuk memperkuat kapasitas usaha melalui investasi yang produktif.

Sepanjang tahun 2025, perusahaan tercatat telah melakukan ekspansi armada secara signifikan dengan menambah enam kapal baru. Langkah strategis ini dinilai sebagai fondasi penting untuk mendukung pertumbuhan bisnis perseroan di masa depan.

Investasi pada penambahan armada tersebut berdampak langsung pada penguatan aset perusahaan. Berdasarkan laporan keuangan 2025, total aset HUMI meningkat sebesar 15,18% menjadi US$ 346,16 juta, naik dari posisi tahun sebelumnya yang sebesar US$ 300,53 juta.

Dari sisi kinerja operasional, emiten pelayaran ini berhasil membukukan pendapatan sebesar US$ 128,15 juta sepanjang tahun 2025. Adapun laba bersih yang berhasil dicatatkan perseroan mencapai angka US$ 3,21 juta.

Manajemen mengakui bahwa penambahan armada dan investasi produktif memang sempat memberikan tekanan pada beban akuntansi jangka pendek. Namun, Ari menegaskan bahwa langkah tersebut merupakan bagian dari strategi jangka panjang perusahaan.

Penambahan aset produktif diharapkan dapat memperluas kapasitas operasional perseroan secara berkelanjutan. Selain itu, langkah ini diyakini mampu membuka peluang pasar yang lebih lebar bagi perusahaan di sektor maritim.

Peningkatan daya saing ini ditargetkan untuk memperkuat kemampuan perseroan dalam menghasilkan arus kas yang lebih stabil. Hal ini diproyeksikan akan memberikan kontribusi positif terhadap pendapatan perusahaan di masa mendatang.

Industri maritim di Indonesia sendiri saat ini tengah menjadi sorotan seiring dengan rencana pemerintah untuk memperkuat poros ekonomi kelautan nasional. Fokus pada pengembangan infrastruktur laut menjadi salah satu agenda utama yang melibatkan berbagai pemangku kebijakan.

Langkah HUMI dalam melakukan ekspansi armada ini sejalan dengan dinamika investasi di sektor logistik maritim. Penguatan armada menjadi kunci bagi perusahaan untuk tetap relevan dalam kompetisi pasar yang semakin ketat.

Ke depan, perusahaan akan terus mengoptimalkan aset yang telah dimiliki untuk memaksimalkan efisiensi operasional. Fokus pada penguatan permodalan dan optimalisasi kinerja menjadi kunci utama dalam menjaga keberlangsungan usaha.

Langkah yang diambil HUMI ini memberikan gambaran mengenai strategi emiten dalam menyeimbangkan antara pembagian imbal hasil bagi pemegang saham dengan kebutuhan belanja modal untuk pengembangan bisnis. Konsistensi dalam memperkuat fondasi perusahaan menjadi fokus utama manajemen di tengah tantangan ekonomi global.