Tutup
News

Bitcoin Anjlok, Investor Pantau Ketat Level Kritis Harga

215
×

Bitcoin Anjlok, Investor Pantau Ketat Level Kritis Harga

Sebarkan artikel ini
bitcoin-jeblok-dan-gagal-bangkit,-harga-bisa-terjun-ke-rp1,1-miliar
Bitcoin Jeblok dan Gagal Bangkit, Harga Bisa Terjun ke Rp1,1 Miliar

jakarta – Harga Bitcoin (BTC) kembali mengalami tekanan di awal Februari 2026. Aset kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar ini gagal mempertahankan posisinya di atas level US$80.000 atau setara dengan Rp1,34 miliar.

Kondisi ini memicu kekhawatiran bahwa koreksi harga bisa berlanjut hingga menyentuh US$70.000 atau sekitar Rp1,17 miliar.

Data terbaru menunjukkan sentimen pasar didominasi oleh aksi jual. Bitcoin mengalami penurunan tajam lebih dari 10 persen setelah sempat berada di zona yang lebih tinggi.

Saat ini, Bitcoin diperdagangkan di bawah sejumlah level teknikal penting.

Menurut data dari TradingView pada Senin, 2 Februari 2026, Bitcoin sebelumnya gagal bertahan di atas US$82.500 atau sekitar Rp1,39 miliar.

Harga juga sempat turun melewati area US$83.200 dan US$82.500 sebelum akhirnya terdorong turun di bawah US$80.000 (Rp1,34 miliar).

Tekanan dari pihak penjual semakin kuat hingga harga sempat menembus di bawah US$78.000 (Rp1,31 miliar).

Titik terendah terbaru terbentuk di US$75.665 atau sekitar Rp1,27 miliar. Pergerakan harga saat ini mengindikasikan potensi pelemahan lebih lanjut.

Pada grafik per jam pasangan BTC/USD, terbentuk garis tren bearish dengan area resistensi di sekitar US$79.200 atau sekitar Rp1,33 miliar.

Harga kini juga bergerak di bawah rata-rata pergerakan sederhana 100 jam,yang biasanya menjadi sinyal tambahan tekanan jangka pendek.

Namun, selama harga mampu bertahan di atas US$75.000, masih ada peluang terjadinya kenaikan teknikal. Resistensi terdekat berada di sekitar US$78.500.

Level kunci berikutnya ada di US$79.200, yang juga berdekatan dengan level retracement Fibonacci 23,6 persen dari penurunan dari puncak US$90.440 atau Rp1,52 miliar ke US$75.665.

Jika harga mampu ditutup di atas US$79.200, Bitcoin berpeluang naik untuk menguji area US$82.000.

Kenaikan lanjutan bisa membawa harga ke US$83.000 atau sekitar Rp1,39 miliar hingga area US$84.000–US$84.500 atau sekitar Rp1,41–Rp1,42 miliar.Zona ini menjadi penghalang penting bagi kubu pembeli.

Sebaliknya, jika bitcoin gagal menembus resistensi US$79.200, tekanan jual bisa kembali mendominasi.

Support awal berada di sekitar US$76.200 atau Rp1,28 miliar, dan support besar berikutnya ada di US$75.500.

Jika level tersebut ditembus, harga berpotensi turun ke area US$72.000 atau Rp1,21 miliar dalam waktu dekat.

Support utama yang kini menjadi perhatian pasar berada di US$70.000 atau sekitar Rp1,17 miliar.Jika level ini jebol, pemulihan harga dalam jangka pendek bisa menjadi jauh lebih sulit.