Jakarta – PT Bank Tabungan Negara (Persero) tbk atau BTN memperluas bisnis dengan menyasar ekosistem koperasi pasar melalui kemitraan strategis dengan Induk koperasi Pedagang Pasar (INKOPPAS).
Direktur Utama BTN, Nixon LP Napitupulu, mengatakan kolaborasi ini bertujuan mendorong digitalisasi koperasi dan pedagang pasar, sekaligus memperluas inklusi keuangan di sektor pasar tradisional.
“Kerja sama ini menjadi langkah strategis perseroan dalam memperluas akses keuangan berbasis ekosistem. Karena pasar tradisional merupakan tulang punggung ekonomi kerakyatan,” kata Nixon dalam keterangannya, Sabtu, 18 April 2026.
Nixon memastikan BTN telah menyiapkan sejumlah program, mulai dari layanan perbankan digital, digitalisasi retribusi pasar, hingga penyaluran pembiayaan seperti Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi pedagang anggota koperasi.
BTN juga membuka peluang penyaluran pembiayaan lain,termasuk kredit produktif bagi pedagang pasar. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan akses permodalan dan mendorong pertumbuhan ekonomi UMKM berbasis pasar tradisional.
“Melalui kolaborasi dengan INKOPPAS, BTN tidak hanya menghadirkan layanan transaksi digital, tetapi juga membuka akses pembiayaan bagi pedagang anggota koperasi agar kapasitas usaha mereka meningkat secara berkelanjutan,” ujar Nixon.
Sementara itu, Ketua Umum INKOPPAS Yudianto Tri mengatakan digitalisasi dan akses pembiayaan kini menjadi kebutuhan utama pedagang pasar di tengah transformasi ekonomi digital.
“Melalui kemitraan ini, kami berharap anggota koperasi dan pedagang pasar mendapatkan akses layanan keuangan yang lebih luas, mulai dari pembayaran digital, pengelolaan transaksi, hingga pembiayaan usaha,” ujarnya.
Kerja sama BTN dan INKOPPAS akan mencakup digitalisasi pengelolaan pasar, antara lain digitalisasi retribusi dan integrasi sistem pembayaran agar transaksi lebih transparan, efisien, serta terdokumentasi dengan baik.
Rekam jejak transaksi digital tersebut dinilai penting karena dapat menjadi dasar bagi lembaga keuangan dalam menyalurkan pembiayaan secara lebih terukur kepada pedagang.
Sejumlah inisiatif yang disiapkan meliputi pemasangan QRIS Bale Merchant dan mesin EDC untuk memudahkan pembayaran. Selain itu, akan dibuka juga Bale Agen di koperasi maupun pengelola pasar guna memperluas layanan perbankan.







