Tutup
News

Data Valid Pacu Pembangunan Pasaman Lebih Terarah

179
×

Data Valid Pacu Pembangunan Pasaman Lebih Terarah

Sebarkan artikel ini
fgd-koordinasi-dan-validasi-data-statistik-sektoral-penyusunan-publikasi-kabupaten-pasaman-dalam-angka-tahun-2026
FGD Koordinasi dan Validasi Data Statistik Sektoral Penyusunan Publikasi Kabupaten Pasaman Dalam Angka Tahun 2026

Lubuk Sikaping – Pemerintah Kabupaten Pasaman menekankan pentingnya data yang valid dan akurat sebagai fondasi utama dalam perencanaan pembangunan daerah. Data ini akan menjadi acuan dan publikasi penting bagi kepentingan publik.

Penegasan ini disampaikan Bupati Pasaman, Welly Suhery, saat membuka Focus group Discussion (FGD) Koordinasi dan Validasi Data Statistik Sektoral di Aula Puncak tonang, Gedung BPS Pasaman, Kamis (12/2/2026).

“Data berkualitas adalah informasi utama dalam perencanaan,pelaksanaan,hingga evaluasi pembangunan,” tegas Bupati Welly.

Ia menekankan bahwa keakuratan data harus menjadi perhatian serius semua pihak.

Bupati Welly juga mengapresiasi BPS Pasaman atas konsistensinya dalam meningkatkan kapasitas daerah dalam pengelolaan statistik sektoral. FGD ini dinilai sebagai momentum penting untuk meningkatkan kompetensi aparatur pemerintah dalam menghasilkan dan memanfaatkan data yang kredibel.

Tujuannya adalah mendukung pengambilan keputusan berbasis bukti dalam menyusun program unggulan menuju Pasaman Bangkit.

Bupati Welly juga menyinggung Program Desa Cantik (Desa Cinta Statistik) yang diinisiasi BPS, sebagai terobosan penting dalam meningkatkan literasi statistik hingga ke tingkat Nagari dan Kejorongan.

Kepala BPS Pasaman, Nita Andriani, menyampaikan bahwa FGD ini merupakan bagian dari pembinaan berkelanjutan dalam rangka penguatan kapasitas OPD dalam mengelola statistik sektoral.”FGD ini bukan hanya seremonial, tetapi langkah konkret untuk memperkuat koordinasi data sektoral,” kata Nita Andriani.

Ia menambahkan, BPS siap mendampingi setiap OPD agar mampu menghasilkan dan menggunakan data sesuai standar yang berlaku.

Nita Andriani juga menekankan pentingnya penerapan standar pelayanan publik berbasis data dan sinergi lintas sektor untuk mendukung keterpaduan data pembangunan.BPS Pasaman juga akan melaksanakan Sensus Ekonomi (SE) 2026 pada Mei-Juni 2026 mendatang dan mengharapkan dukungan semua pihak.

Kegiatan ini diselenggarakan oleh BPS Kabupaten Pasaman bersama Dinas Komunikasi dan informatika serta Bappeda Pasaman. Tujuannya, meningkatkan kualitas tata kelola data sektoral yang terintegrasi dan berstandar nasional.