Simpang Empat – Ribuan warga memadati halaman Kantor Bupati Pasaman Barat dalam gelaran Festival Budaya dan UMKM Sumarak Pasa Ekonomi Kreatif (Ekraf) 2026. Acara yang berlangsung sepanjang 5-7 Juni ini sukses menyedot antusiasme berbagai elemen masyarakat, mulai dari komunitas kreatif, generasi muda, hingga para pelaku UMKM.
Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Barat, Arry Yuswandi, yang hadir mewakili Gubernur, menegaskan bahwa festival ini merupakan langkah strategis untuk menggerakkan roda ekonomi daerah. Menurutnya, kegiatan ini bukan sekadar pameran biasa, melainkan wadah kolaborasi untuk mengoptimalkan potensi kelautan, pariwisata, dan ekonomi yang dimiliki Pasaman Barat.
“Festival ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sektor UMKM sekaligus memperluas promosi produk unggulan daerah,” ujar Arry saat membuka acara tersebut. Ia meyakini penguatan ekonomi kreatif akan menjadi katalisator bagi pertumbuhan usaha lokal dan pembangunan wilayah.
Senada dengan hal tersebut, inisiator kegiatan yang juga anggota DPRD Sumbar, Zulkenedi Said, menyatakan komitmen serius pemerintah dalam mendukung pelaku usaha kecil. Ia menaruh harapan besar agar melalui ajang ini, produk-produk lokal Pasaman Barat semakin dikenal luas hingga mampu menembus pasar yang lebih kompetitif.
Selama tiga hari, pengunjung disuguhi berbagai aktivitas seperti talkshow, business matching, hingga pertunjukan seni budaya. Kemeriahan pun semakin terasa dengan adanya lomba memasak ikan salai dan senam massal yang melibatkan partisipasi aktif warga dari berbagai lapisan.
Kepala Dinas Pariwisata Sumbar, Lila Yanwar, menambahkan bahwa fokus utama kegiatan ini adalah meningkatkan pemasaran produk berbasis kearifan lokal. Ia berharap sinergi yang terbangun dapat mendorong pelaku usaha untuk menjadi lebih inovatif dan berdaya saing tinggi.
Festival ini sendiri diikuti oleh berbagai sektor, mulai dari kuliner, fesyen, hingga kriya. Sektor ekonomi kreatif pun diyakini memegang peran vital dalam menciptakan peluang kerja sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat Pasaman Barat di masa depan.







