Jakarta – PT Angkasa Pura Indonesia atau InJourney Airports menepis dugaan adanya keterlibatan karyawan dalam kasus pencurian tas merek ternama di kawasan Bandara Soekarno-Hatta. Perusahaan menegaskan,pelaku yang telah ditangkap polisi bukan pegawainya.
Pernyataan itu disampaikan Assistant Deputy Interaction & Legal Kantor Cabang Bandara internasional Soekarno-Hatta, Yudistiawan. Ia menolak kabar yang menyebut ada oknum petugas kargo di balik kasus yang disebut merugikan korban lebih dari Rp1 miliar tersebut.
“perlu kami sampaikan bahwa pelaku yang diamankan bukan merupakan karyawan PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) Kantor Cabang Bandara Internasional Soekarno-Hatta,” kata Yudistiawan.
InJourney Airports juga meminta seluruh pekerja dari berbagai perusahaan dan entitas yang beroperasi di area bandara untuk disiplin menaati aturan dan menjauhi tindakan melanggar hukum. Manajemen menilai, setiap pihak yang bekerja di lingkungan Bandara Soekarno-Hatta wajib menjaga reputasi serta kepercayaan publik.Di saat bersamaan,pengelola bandara menyatakan siap mendukung proses hukum yang sedang berlangsung. Yudistiawan mengatakan pihaknya terus berkoordinasi dengan Polres Soekarno-Hatta untuk membantu penyidikan hingga perkara ini selesai.
“Kami terus berkoordinasi dengan Polres Soekarno-Hatta, dan akan memberikan bantuan serta dukungan yang dibutuhkan hingga perkara ini tuntas,” ujarnya.
Ia menambahkan, pengelola bandara tetap fokus menjaga keamanan, keselamatan, dan integritas operasional, termasuk pada aktivitas logistik dan kargo. pengawasan di lapangan diperketat bersama para pemangku kepentingan agar seluruh kegiatan di bandara berlangsung aman, tertib, dan lancar.







