Jalur Simaka Dibuka Kembali, Pengguna Jalan Harus Waspada Bahaya Tanah Longsor

  • Whatsapp

Malalak – Jalur Sicincin – Malalak -Balingka (SIMAKA) ruas jalan di Bukik Baapik, Nagari Malalak Timur, kecamatan Malalak sudah dibuka kembali setelah sempat ditutup guna pembersihan material longsor menggunakan alat beratpada Kamis,10 Desember 2020.

Diketahui sebelumnya, longsor kembali menghantam ruas jalan tersebut, terjadi pasca hujan lebat disertai angin kencang yang melanda wilayah Malalak sejak Rabu sore hingga Kamis pagi ini, sehingga jajaran terkait di wilayah itu langsung bersikap dengan menutup ruas jalan tersebut, menghindari dampak terhadap warga, pasalnya masih banyak warga yang nekad melewati ruas jalan yang tertimbun sehingga banyak yang tersekat.

Kamis siang, 3 unit alat berat langsung bekerja membersihkan material lumpur dan batu yang menimbun permukaan jalan, yang dipantau langsung Sekab Agam M. Dt. Maruhun bersama jajaran DPUTR Sumbar, Danramil 09/IV Koto Kapten Inf. Army Parulian Nasution dan Camat Malalak Ricky Eka Putra.

Upaya pembersihan dilakukan tim gabungan yang dipantau langsung Sekab.Agam Maruhun beserta jajaran, Danramil 09/IV Koto Army Parulian Nasution dan Camat Malalak Rikcy Eka Putra Kamis siang, dimana 3 unit alat berat langsung bekerja membersihkan material lumpur dan batu yang menimbun permukaan jalan.

Saat ini, jalur jalan sudah kembali dibuka dengan sistim buka tutup di ruas yang sebelumnya tertimbun longsor. Walau demikian, warga khususnya pengguna jalan diminta untuk selalu waspada saat melintasi jalur SIMAKA tersebut, karena kondisi tebing yang longsor masih labil.

Menurut Army Nasution, ruas jalan SIMAKA sudah dibuka kembali, namun pengguna jalan diminta waspada, karena kondisi jalan masih labil.

“jalan sudah bisa dilalui mobil dan motor bisa lewat dengan sistem buka tutup, namun tetap waspada melalui, malam hari jangan lewat jalan SIMAKA,” Ujar Army Parulian Nasution

Army mengimbau masyarakat kabupaten Agam untuk meningkatkan kewaspadaan dan selalu siaga terhadap berbagai kemungkinan, karena dalam beberapa hari terakhir, potensi curah hujan disertai angin kencang masih sangat tinggi.

  • Whatsapp

Pos terkait