AsuransiBisnisEkonomiNews

Jasindo Rombak Strategi Bisnis demi Kejar Target Pertumbuhan Baru

114
×

Jasindo Rombak Strategi Bisnis demi Kejar Target Pertumbuhan Baru

Sebarkan artikel ini
kejar-target-top-3-nasional,-yv-tri-saputra-dorong-jasindo-tinggalkan-pola-bisnis-lama
Kejar Target Top 3 Nasional, Yv Tri Saputra Dorong Jasindo Tinggalkan Pola Bisnis Lama

Semarang – Komisaris Independen PT Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo), Yv Tri Saputra, mendorong transformasi besar bagi jajaran Regional Office Manager (ROM). Langkah ini diambil sebagai upaya mendongkrak daya saing perusahaan di industri asuransi tanah air.

Dalam pertemuan di Semarang, Minggu (14/6/2026), Yv menekankan perlunya meninggalkan pola kerja konvensional yang hanya mengandalkan perpanjangan polis (renewal) maupun tender. Ia menilai pertumbuhan produksi perusahaan tidak akan optimal jika hanya mengejar target tanpa perubahan strategi yang signifikan.

Yv mengkritisi ketergantungan perusahaan yang masih tinggi terhadap akun besar dan broker. Menurutnya, hal tersebut menciptakan pola pertumbuhan defensif, padahal kontribusi dari bisnis baru masih sangat minim.

Untuk memacu perubahan, jajaran regional diminta beralih fungsi dari sekadar penjaga portofolio menjadi pencipta pertumbuhan. Fokus utamanya meliputi penguatan strategi cross selling, spesialisasi pada sektor ekonomi unggulan, hingga pendekatan berbasis risk engineering.

“Nasabah tidak membeli polis, tetapi membeli perlindungan terhadap aset dan keberlangsungan bisnis. Kita harus bertransformasi dari sekadar penjual polis menjadi pengelola risiko pelanggan,” tegas Yv.

Jasindo sendiri telah menetapkan target ambisius untuk menembus jajaran tiga besar perusahaan asuransi umum pada 2029. Target ini akan dikejar melalui pertumbuhan premi dua digit, profit underwriting yang sehat, serta diversifikasi portofolio yang lebih merata.

Guna mengukur efektivitas perubahan tersebut, perusahaan memperkenalkan Business Creation Index (BCI). Indikator ini digunakan untuk memantau kontribusi nyata dari bisnis baru serta hasil cross selling terhadap total perolehan premi perusahaan.

Yv menambahkan bahwa standar keberhasilan karyawan kini tidak lagi dilihat dari kemampuan mempertahankan bisnis lama. Fokus utama telah bergeser pada kreativitas dan agresivitas dalam menciptakan peluang bisnis baru.

Ia pun menganalogikan tantangan masa depan Jasindo seperti strategi dalam sepak bola yang menuntut pola pikir menyerang. Menurutnya, kesuksesan perusahaan ke depan sangat bergantung pada kedinamisan dan struktur kerja karyawan dalam menjangkau pasar.