Tutup
NewsTransportasi

Jembatan Bailey Kembali Hubungkan Lima Desa di Aceh Tengah

121
×

Jembatan Bailey Kembali Hubungkan Lima Desa di Aceh Tengah

Sebarkan artikel ini
jembatan-bailey-kembali-hubungkan-lima-desa-di-aceh-tengah
Jembatan Bailey Kembali Hubungkan Lima Desa di Aceh Tengah

Takengon – Akses transportasi ribuan warga di lima desa di Kecamatan Linge, Kabupaten Aceh Tengah, akhirnya kembali normal. Jembatan Bailey di atas Sungai Kala Ili telah resmi beroperasi setelah sempat terputus akibat bencana hidrometeorologi pada akhir November 2025 lalu.

Infrastruktur darurat ini menjadi jalur vital bagi warga di Kampung Linge, Jamat, Delung Sekinel, Kutereje, dan Reje Payung. Sebelumnya, masyarakat sempat terisolasi dan hanya mengandalkan jembatan darurat hasil gotong royong pasca-hancurnya jalur utama akibat terjangan bencana.

Pengerjaan jembatan ini berhasil dirampungkan pada 4 Mei 2026 oleh Satgas PRR Pascabencana Sumatera bersama personel TNI. Perangkat Desa Linge, Ramidinsah, mengungkapkan bahwa proses pembangunan tersebut turut melibatkan partisipasi aktif dari warga setempat.

Tokoh masyarakat setempat, Abdul Salam, menyambut baik selesainya pembangunan jembatan ini. Ia menekankan bahwa kehadiran akses tersebut sangat krusial agar anak-anak kembali bisa bersekolah dan warga yang sakit dapat segera mendapatkan penanganan medis di Takengon.

“Kami sangat bersyukur jembatan ini selesai dibangun dalam waktu singkat. Kini, anak-anak bisa kembali bersekolah dan warga yang sakit dapat segera menuju fasilitas kesehatan,” ujar Abdul Salam saat dikonfirmasi, Rabu (20/5/2026).

Meskipun mobilitas sudah pulih, warga berharap pemerintah dapat segera merealisasikan pembangunan jembatan permanen. Harapan tersebut muncul karena adanya kekhawatiran terkait kondisi tanah di sekitar jembatan Bailey yang dinilai rentan longsor jika curah hujan tinggi kembali melanda wilayah tersebut.