Tutup
Perbankan

Kemenhub Benahi Infrastruktur, Sambut Arus Mudik Lebaran 2026

57
×

Kemenhub Benahi Infrastruktur, Sambut Arus Mudik Lebaran 2026

Sebarkan artikel ini
kemenhub-beber-strategi-antisipasi-143-juta-pemudik-tahun-ini
Kemenhub Beber Strategi Antisipasi 143 Juta Pemudik Tahun Ini

Jakarta – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyiapkan sejumlah strategi untuk menghadapi lonjakan pemudik Lebaran 1447 H.

Tahun ini, diperkirakan 143 juta orang akan melakukan perjalanan mudik, terutama menggunakan transportasi darat.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub, Aan Suhanan, mengungkapkan Jawa Barat menjadi provinsi asal pemudik terbanyak.

Estimasi pemudik dari Jawa Barat mencapai 30,97 juta orang atau 21,52 persen dari total pemudik.

Sementara itu,Jawa Tengah diprediksi menjadi provinsi tujuan favorit dengan estimasi 38,71 juta orang atau 26,90 persen.

Kemenhub telah menyiapkan sarana dan prasarana angkutan jalan.

Termasuk 177 terminal, 48 Unit Pelaksana Penimbangan Kendaraan Bermotor (UPPKB) yang difungsikan sebagai rest area, dan 31.345 armada bus.

Di sektor penyeberangan, disiapkan 72 dermaga, 254 kapal penyeberangan, 29 pelabuhan penyeberangan, dan 15 lintas penyeberangan.

“Selain UPPKB yang difungsikan menjadi rest area, kami juga bekerja sama dengan kepolisian dan pemerintah daerah untuk menjadikan beberapa masjid sebagai rest area di sejumlah kota dan kabupaten,” terang Aan, Senin (16/2).

Inspeksi keselamatan (rampcheck) armada bus akan dilakukan mulai 23 februari hingga 29 Maret 2026.

Rampcheck bertujuan memastikan kendaraan memenuhi persyaratan teknis dan laik jalan, serta menjamin keselamatan penumpang.

Kemenhub juga berkoordinasi dengan Korlantas Polri dan Kementerian PUPR untuk menerbitkan Surat Keputusan Bersama (SKB) terkait pembatasan operasional angkutan barang.

Selain itu, juga terkait rekayasa lalu lintas (one way, contra flow, ganjil-genap), dan pengaturan lalu lintas di area pelabuhan penyeberangan utama.

“Saat ini kami tengah proses sosialisasi kepada masyarakat,” imbuhnya.

Kebijakan pembatasan operasional angkutan barang bertujuan melindungi keselamatan pemudik dan memastikan kelancaran perjalanan.

Kemenhub juga menyediakan 401 bus mudik gratis dengan kapasitas 15.834 penumpang dan 8 truk untuk mengangkut 240 sepeda motor.

Pendaftaran mudik gratis dibuka mulai 1 Maret 2026 dengan 34 kota tujuan di Jawa Tengah, Jawa Barat, Jawa Timur, dan sumatera.

Dirjen Aan juga meninjau jalur tol fungsional Jogja-Bawen Seksi 6 yang rencananya akan dioperasikan saat Lebaran.

“Jalur tol dari Exit Bawen menuju Exit Ambarawa sepanjang 4,9 kilometer masih dalam proses pembangunan. Secara fisik sudah 90 persen lebih.Jalur ini diharapkan memangkas waktu perjalanan sekitar 20-30 menit ke arah Magelang atau muntilan,” jelasnya.

Uji laik fungsi akan dilakukan pada 8 Maret mendatang melibatkan kepolisian, Bina Marga, Ditjen Hubdat, dan pengelola jalan tol.

Selanjutnya, Dirjen Aan meninjau Terminal Tipe A Tingkir Salatiga dan melakukan inspeksi keselamatan bus.

“Terminal Tingkir merupakan salah satu terminal yang cukup baik dan siap untuk angkutan lebaran. Terminal Tingkir juga sudah menerapkan fungsi mix used dengan baik,” pungkasnya.