Tutup
NewsPendidikanPolitik

Musda JMSI Sumbar Aklamasikan Aguswanto sebagai Ketua Baru

89
×

Musda JMSI Sumbar Aklamasikan Aguswanto sebagai Ketua Baru

Sebarkan artikel ini
aklamasi-aguswanto-ditetapkan-ketua-jmsi-sumbar-2025-2031
Aklamasi Aguswanto ditetapkan Ketua JMSI Sumbar 2025-2031

Padang – Musyawarah Daerah (Musda) Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Sumbar yang digelar di Aula Partai golkar Sumbar,Sabtu (25/3/2026),secara aklamasi menetapkan Aguswanto sebagai Ketua JMSI Sumbar periode 2026-2031.

Musda dibuka langsung oleh Plt Ketua JMSI Sumbar yang juga salah seorang pengurus JMSI pusat, Novermal Yuska. Hadir pula dalam pembukaan itu Kabid Siber dan Sandi Diskominfotik Sumbar Sony serta Sekretaris DPD Golkar Sumbar Helmi Moesim.

Dalam sambutannya, Novermal Yuska berharap kepengurusan JMSI Sumbar yang baru dapat melanjutkan program kerja organisasi dengan baik ke depannya.

“Karena melihat dari kondisi hari ini, kerja sama antara JMSI dengan sejumlah instansi masih jauh dari harapan,” katanya.

Ia menambahkan, saat ini para pemilik media online harus berjalan sendiri-sendiri agar tetap eksis dengan usaha yang dimiliki.

“Jadi, dengan terbentuknya kepengurusan baru JMSI Sumbar kesempatan kerja sama dengan pihak pemerintahan dan juga instansi lainnya bisa lebih ditingkatkan dan bisa terus berkembang dan menghasilkan karya-karya jurnalistik berkualitas,” tukas Novermal.

Sementara itu, Ketua JMSI Sumbar terpilih Aguswanto mengucapkan terima kasih kepada peserta musda yang telah memilihnya sebagai ketua JMSI Sumbar periode 2026-2031.

“Semoga amanah ini bisa saya jalankan dengan baik dengan bantuan para anggota JMSI Sumbar yang ada saat ini. Tanpa hal itu, tidak mungkin bisa saya lakukan sendiri,” kata Aguswanto.

Ia juga menyampaikan, dengan memanfaatkan posisinya sebagai salah seorang tenaga ahli di DPRD Sumbar, dirinya akan membangun kolaborasi dan sinergi dengan pihak legislatif maupun eksekutif guna mendukung program kerja yang dibuatnya.

Ia melanjutkan, langkah pertama setelah terbentuknya pengurus baru JMSI Sumbar adalah konsolidasi organisasi dengan menambah beberapa cabang JMSI di kabupaten dan kota.

Saat ini, katanya, baru ada tiga cabang JMSI yang terbentuk di Sumbar, yakni Payakumbuh, Bukittinggi, dan Pesisir Selatan. Namun, masa periode kepengurusannya sudah habis dan perlu diperbaiki.

“jadi minimal, dalam periodesasi saya sekarang minimal bisa membentuk cabang JMSI setengah dari jumlah kabupaten kota yang ada di Sumbar,” ungkapnya.

ia menambahkan, ada pula daerah yang akan digabung menjadi satu cabang kepengurusan, misalnya Pariaman dan kabupaten Padang pariaman. Sementara daerah yang tidak mempunyai media online tidak bisa dibuat cabang JMSI.

Aguswanto juga mengatakan program kerja lain JMSI sumbar adalah menjalin kerja sama dengan berbagai sekolah maupun kampus sebagai bentuk edukasi JMSI Sumbar kepada generasi muda.

Selanjutnya, ia menambahkan, program kerja lainnya adalah peningkatan kapasitas pemilik media online yang bernaung di bawah JMSI Sumbar.

“dengan peningkatan serupa ini mampu meningkatkan pendapatan media online yang mereka miliki bukan dari kerja sama saja, namun juga dari memanfaatkan perkembangan teknologi salah satunya melalui Google adsens,” pungkas Aguswanto.

Sementara itu, Sekretaris DPD Golkar Sumbar Helmi Moesim mengatakan media pemberitaan merupakan alat kontrol sosial bagi publik dalam sejumlah hal.

Dengan adanya informasi yang diberikan media, menurutnya, hal itu terkadang bisa membangun opini publik terhadap sebuah lembaga atau kelompok.

Ia berharap musda JMSI Sumbar kali ini dapat melahirkan kepengurusan yang benar-benar solid dan berkomitmen membesarkan organisasinya.

“Kita tidak akan sukses kalau kita tidak mempunyai organisasi yang kuat dan saling menjadi komitmen,” ujar Helmi Moesim.

“Selain itu, para pengurus JMSI Sumbar yang baru, diminta untuk bisa melahirkan program-program yang menunjang perkembangan organisasi ke depannya secara profesional,” tukas Helmi Moesim.