News

Pemerintah Sulap GOR H. Agus Salim Menjadi Stadion Internasional

91
×

Pemerintah Sulap GOR H. Agus Salim Menjadi Stadion Internasional

Sebarkan artikel ini
pemko-padang-siapkan-relokasi-pedagang-jelang-rekonstruksi-gor-h.-agus-salim
Pemko Padang Siapkan Relokasi Pedagang Jelang Rekonstruksi GOR H. Agus Salim

Padang – Kawasan Gelanggang Olahraga (GOR) H. Agus Salim akan segera bertransformasi menjadi kompleks olahraga modern berstandar internasional. Proyek rekonstruksi total ini menelan anggaran sebesar Rp340 miliar dari Kementerian Pekerjaan Umum dengan skema pengerjaan multiyears selama 18 bulan.

Kepastian ini didapat setelah rapat koordinasi antara Pemko Padang dan Pemprov Sumatera Barat di kediaman resmi Wali Kota Padang, Kamis (4/6/2026). Wali Kota Padang, Fadly Amran, menyatakan komitmen penuh pemerintah kota untuk mengawal seluruh tahapan pembangunan hingga rampung.

“Pemko Padang mendukung penuh dan siap berkolaborasi menyukseskan rekonstruksi total kawasan GOR H. Agus Salim. Kehadiran proyek ini merupakan kehormatan bagi Kota Padang,” ujar Fadly.

Kepala Dispora Sumbar, Mahdianur, mengungkapkan bahwa keputusan rekonstruksi diambil setelah tim ahli Kementerian PU menilai stadion saat ini tidak lagi layak untuk sekadar direnovasi. Nantinya, stadion baru tersebut akan memenuhi standar AFC dengan kapasitas tampung mencapai 12.000 hingga 13.000 penonton.

“Hasil review tim Kementerian PU menyatakan kondisi Stadion H. Agus Salim sudah tidak memungkinkan untuk direnovasi sehingga harus dilakukan rekonstruksi total,” tegas Mahdianur.

Saat ini, proses tender sedang berlangsung dan pemenangnya diperkirakan akan segera diumumkan dalam satu hingga dua pekan ke depan. Proyek prestisius ini direncanakan akan digarap oleh perusahaan BUMN.

Kawasan seluas 7,8 hektare tersebut akan dibagi menjadi tiga zona utama. Ring satu dikhususkan untuk stadion internasional, ring dua sebagai area terbuka hijau dan lintasan lari, sementara ring tiga dirancang sebagai pusat sport tourism yang dilengkapi kuliner, gedung parkir, serta sekretariat cabang olahraga.

Seiring dimulainya pekerjaan, akses ke GOR H. Agus Salim akan ditutup total mulai 15 Juni 2026. Pemko Padang telah menugaskan Dinas Koperasi dan UKM bersama Satpol PP untuk mengawal proses relokasi pedagang agar berjalan tertib.

Para pedagang kafe dan pujasera akan dipindahkan sementara ke area Panjat Tebing. Sementara itu, sekretariat cabang olahraga yang terdampak akan menempati Gedung KNPI Sumbar selama masa pembangunan.

Fadly Amran memastikan bahwa pedagang yang terdaftar akan kembali mendapatkan tempat usaha setelah proyek selesai. Ia berharap wajah baru GOR H. Agus Salim ke depan mampu mendongkrak pariwisata sekaligus menggerakkan roda ekonomi daerah.