Padang – Ratusan warga menyerbu Halaman Masjid Raya Ganting, Padang Timur, pada Rabu (22/7/2026) demi mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga miring.
Inisiatif pasar murah ini menjadi instrumen Pemerintah Kota Padang untuk meredam laju inflasi sekaligus mengamankan stabilitas harga pangan.
Dinas Perdagangan Kota Padang membanderol minyak goreng seharga Rp15.000 per liter, lebih rendah dari Harga Eceran Tertinggi (HET) sebesar Rp15.700.
Gula pasir juga ditawarkan dengan harga Rp18.000 per kilogram, menciptakan selisih harga yang cukup jauh dibandingkan harga pasaran umum senilai Rp19.500.
Selain bahan pokok tersebut, pemerintah turut menyediakan komoditas cabai dan bawang bagi masyarakat di wilayah Padang Barat, Padang Timur, dan Pauh.
Pemerintah bekerja sama dengan distributor pangan untuk menyalurkan kupon belanja khusus bagi warga kurang mampu.
Kepala Dinas Perdagangan Kota Padang, Fizlan Setiawan, menyebut antusiasme warga membuktikan tingginya kebutuhan akan akses pangan dengan harga terjangkau.
“Pasar murah ini memenuhi permintaan masyarakat akan bahan pokok dengan harga terjangkau,” ujar Fizlan.
Fizlan memastikan agenda ini akan diadakan secara rutin dan bergiliran setiap bulan di seluruh kecamatan.
Langkah tersebut menjadi komitmen pemerintah untuk menjaga daya beli warga agar tetap terjaga di tengah fluktuasi harga.
Zaimaniar, salah seorang warga, merasa sangat terbantu berkat adanya potongan harga melalui kupon belanja.
“Harga barang jauh lebih murah, apalagi ada potongan diskon dari kupon yang dibagikan,” ungkapnya saat berada di lokasi.
Pemerintah Kota Padang berharap program ini mampu memastikan ketersediaan komoditas pangan tetap stabil bagi seluruh masyarakat.






