News

Pemko Padang Percepat Renovasi 22 Rumah Tidak Layak Huni

140
×

Pemko Padang Percepat Renovasi 22 Rumah Tidak Layak Huni

Sebarkan artikel ini
tahun-2026,-pemko-padang-renovasi-22-rumah-tidak-layak-huni
Tahun 2026, Pemko Padang Renovasi 22 Rumah Tidak Layak Huni

Padang – Pemerintah Kota Padang melalui Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) terus berupaya mengentaskan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Sepanjang tahun 2026, sebanyak 22 unit rumah ditargetkan rampung direnovasi agar menjadi hunian yang lebih sehat, aman, dan manusiawi.

Kepala Bidang Perumahan Dinas Perkim Kota Padang, Virgistia Abizar, mengungkapkan progres pengerjaan di lapangan saat ini terus berjalan. “Dari total target 22 unit, saat ini 11 rumah sudah masuk tahap pengerjaan fisik,” ujarnya di Padang, Rabu (10/6/2026).

Ia merinci, sebanyak 6 unit rumah masih berada dalam fase perencanaan, sementara 5 unit sisanya tengah dalam tahap persiapan pengerjaan. Dana bantuan untuk setiap unit rumah dialokasikan maksimal Rp50 juta yang bersumber penuh dari APBD Kota Padang.

Anggaran tersebut difokuskan untuk memperbaiki kerusakan fatal pada hunian warga, mulai dari struktur pondasi hingga peningkatan status bangunan dari semi permanen menjadi permanen. Meski saat ini masih mengandalkan APBD, Dinas Perkim tetap membuka pintu bagi bantuan pemerintah pusat.

Pihak Dinas Perkim berharap adanya dukungan dari Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman agar cakupan perbaikan RTLH di Kota Padang dapat lebih luas ke depannya. Masyarakat yang memerlukan bantuan perbaikan rumah pun diimbau untuk menempuh jalur pengusulan secara berjenjang.

Warga diminta melengkapi persyaratan seperti fotokopi KTP, KK, serta dokumentasi foto kerusakan rumah untuk diserahkan kepada pihak kelurahan setempat. Langkah ini diambil agar pemerintah kelurahan dapat memetakan secara akurat mana saja hunian warganya yang belum layak huni.

“Kami menyarankan lewat kelurahan agar pihak kelurahan juga mengetahui mana saja warga mereka yang huniannya belum layak,” tegas Virgistia. Melalui upaya terpadu ini, Pemko Padang optimistis dapat menekan angka RTLH sekaligus meningkatkan taraf hidup masyarakat di sektor papan.