Tutup
Teknologi

Perusahaan Pacu Keamanan Data, Adaptasi Regulasi PDP

224
×

Perusahaan Pacu Keamanan Data, Adaptasi Regulasi PDP

Sebarkan artikel ini
transformasi-digital-makin-cepat,-keamanan-data-jadi-prioritas-baru
Transformasi Digital Makin Cepat, Keamanan Data Jadi Prioritas Baru

jakarta – Keamanan data menjadi isu krusial di era transformasi digital. Perusahaan didorong untuk tidak hanya mengadopsi teknologi, tetapi juga menjamin perlindungan data yang dikelola.

Hal ini mengemuka dalam forum “Meet Eat Inspire” yang diselenggarakan Hypernet Technologies, Defend IT360, dan IDXSTI di Ballroom Bursa Efek Indonesia (IDX), jakarta.

Forum ini mempertemukan pelaku industri teknologi, sektor keuangan, dan perwakilan pemerintah untuk membahas penguatan keamanan data di tengah digitalisasi.

Tema yang diangkat adalah “Mengelola Kepatuhan & Melindungi Bisnis: Strategi Perkuatan & Manajemen Risiko UU PDP.” Topik ini relevan seiring meningkatnya jumlah perusahaan yang mengelola data pelanggan dalam skala besar.

president Director IDXSTI, Syafruddin, menekankan pentingnya kolaborasi dalam menghadapi tantangan keamanan data. Transformasi digital harus diimbangi dengan sistem perlindungan data yang kuat.

Diskusi menyoroti perlunya organisasi menyesuaikan strategi keamanan informasi. Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi (UU PDP) menjadi pendorong perubahan.CTO Hypernet Technologies dan CEO Defend IT360, Sudino Oei, menyatakan bahwa keamanan data bukan hanya masalah teknologi, tetapi juga kepercayaan publik terhadap layanan digital.

“Keamanan data dan kepatuhan terhadap regulasi seperti UU PDP bukan hanya kewajiban hukum, tetapi juga fondasi penting untuk membangun kepercayaan dalam ekosistem digital,” ujarnya, Jumat (13/3/2026).

ia menilai perusahaan harus melihat keamanan data sebagai investasi jangka panjang.

Para pakar teknologi memaparkan pendekatan untuk memperkuat perlindungan data, seperti penerapan sistem keamanan berlapis dan pengelolaan risiko yang terstruktur.

VP of Technology Defend IT360, Rungga Reksya, menjelaskan bahwa organisasi harus proaktif mengidentifikasi potensi ancaman siber.

“Ancaman siber terus berkembang, sehingga perusahaan perlu menerapkan pendekatan keamanan yang adaptif dan berkelanjutan,” katanya.

Head of IT IDXSTI, David Ciptadi, menyoroti pentingnya kesiapan infrastruktur digital dalam mendukung keamanan data. Perusahaan perlu memastikan sistem teknologi yang digunakan mampu mengelola data secara aman.

Diskusi juga menyoroti aspek regulasi dan tata kelola data. Perusahaan perlu memahami ketentuan terkait perlindungan data pribadi.