Tutup
Teknologi

PhotoBebaz Kembangkan Sistem, Bidik Ekosistem Kreatif Terintegrasi

229
×

PhotoBebaz Kembangkan Sistem, Bidik Ekosistem Kreatif Terintegrasi

Sebarkan artikel ini
bebaz-labz,-otak-teknologi-di-balik-ambisi-besar-photobebaz
Bebaz Labz, Otak Teknologi di Balik Ambisi Besar PhotoBebaz

Jakarta – Startup teknologi kreatif, PhotoBebaz, terus berinovasi dengan mengembangkan sistem perangkat lunak terkustomisasi.Pengembangan ini dilakukan melalui unit internal mereka, Bebaz Labz.

Sistem ini dirancang untuk berbagai keperluan. Mulai dari operasional photobox, integrasi media placement digital out-of-home (DOOH), hingga manajemen konten iklan di dalam booth.

Bebaz Labz juga mengembangkan aplikasi berbasis loyalitas dan gamifikasi.

Pendiri PhotoBebaz,Reyno Anggoro,menjelaskan bahwa pengembangan sistem ini dilakukan secara mandiri. Tujuannya untuk memastikan fleksibilitas, skalabilitas, dan diferensiasi produk di pasar.”Kami ingin menjadi bagian dari evolusi industri kreatif Indonesia,” ujar Reyno.

Menurutnya, kreativitas harus berjalan seiring dengan teknologi dan model bisnis yang berkelanjutan.

Pendekatan berbasis teknologi ini memungkinkan pemilik merek hadir lebih menarik dalam pengalaman pengguna. Bukan sekadar iklan pasif, melainkan bagian dari interaksi di dalam booth.

Reyno menambahkan, kekuatan utama PhotoBebaz terletak pada pendekatan ekosistem berbasis lokasi. Kehadiran booth di ruang publik yang strategis membuat interaksi tidak hanya terjadi secara offline, tetapi juga berlanjut secara digital melalui aplikasi.

“Kami juga membentuk suatu ekosistem yang menguntungkan bagi pengguna seperti loyalty rewards, gamification, dan komunitas di dalam aplikasi,” tuturnya.Tujuannya, membangun retensi dan hubungan jangka panjang dengan pengguna.

Sepanjang 2025, belasan booth PhotoBebaz telah ditempatkan di berbagai titik strategis. Di antaranya, Taman Ismail Marzuki (TIM), ring Road Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta International Velodrome (JIV), stasiun MRT, LRT Jakarta, Whoosh Halim, dan coffee shop.

Dengan harga layanan Rp35 ribu hingga Rp50 ribu per sesi, PhotoBebaz menyasar segmen gen Z hingga gen Alpha. Kelompok ini dikenal aktif secara digital dan gemar berbagi pengalaman di media sosial.

Di tengah persaingan industri photobooth, PhotoBebaz memposisikan diri sebagai platform teknologi kreatif. Mereka menggabungkan pengalaman hiburan, iklan digital, dan ekosistem berbasis aplikasi dalam satu sistem terintegrasi.

Sebagai langkah strategis untuk mempercepat ekspansi dan penguatan bisnis di 2026, photobebaz mengumumkan perolehan pendanaan pertama.