Tutup
EkonomiPerbankanPolitik

Prabowo Rapatkan Barisan, Terbang ke AS Bahas Ekonomi

79
×

Prabowo Rapatkan Barisan, Terbang ke AS Bahas Ekonomi

Sebarkan artikel ini
prabowo-bersiap-ke-as,-pemerintah-matangkan-agenda-strategis-ekonomi
Prabowo Bersiap ke AS, Pemerintah Matangkan Agenda Strategis Ekonomi

Hambalang – Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat kabinet terbatas di Hambalang, Bogor, Minggu (15/2).Rapat ini membahas persiapan kunjungan kerja ke Amerika serikat (AS) terkait strategi negosiasi ekonomi.

Fokus utama kunjungan adalah penandatanganan Agreement on Reciprocal Trade (ART) antara Indonesia dan AS.

Juru Bicara Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Haryo Limanseto, menjelaskan bahwa Presiden Prabowo dijadwalkan hadir di AS pada 19 Februari.

“Di sekitar tanggal tersebut, rencananya akan dilaksanakan penandatanganan ART,” ujarnya.

Agenda kunjungan meliputi pertemuan bisnis dan investasi antara pengusaha Indonesia dan AS, sebagai bagian dari penandatanganan ART.

Sejumlah menteri hadir dalam rapat tersebut, termasuk Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi sadewa, Mensesneg Prasetyo Hadi, serta Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani.

“Hadirnya para menteri bidang ekonomi di Hambalang sebelum keberangkatan Presiden merupakan bentuk konsolidasi akhir agar posisi Indonesia solid dalam perundingan,” kata haryo.

Pemerintah berharap ART akan memberikan keuntungan bagi Indonesia. Menko Airlangga Hartarto bahkan telah berangkat lebih dulu ke AS untuk mempersiapkan kedatangan Presiden Prabowo.

Dalam pertemuan tersebut, Prabowo menekankan pentingnya memperkuat posisi Indonesia dalam agenda internasional, termasuk pertemuan dengan AS.

Ia mengarahkan agar perundingan memperkuat industri nasional, meningkatkan produktivitas, dan memperbesar kontribusi Indonesia dalam rantai pasok global.

Prabowo juga mengingatkan agar kebijakan ekonomi memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, menciptakan lapangan kerja, meningkatkan nilai tambah industri, dan berdampak pada kesejahteraan rakyat.

Negosiasi tarif telah selesai dan kedua negara telah menyelesaikan harmonisasi bahasa hukum.

Indonesia berkomitmen membebaskan tarif bea masuk bagi sebagian besar produk AS.

Sebagai timbal balik, AS menurunkan tarif resiprokal atas produk Indonesia dari 32 persen menjadi 19 persen, serta memberikan pengecualian tarif bagi komoditas ekspor unggulan Indonesia seperti CPO, kopi, dan kakao.

Selain agenda perdagangan, Presiden juga akan berpartisipasi dalam KTT Board of peace atau Dewan Perdamaian Gaza pada 19 Februari.

Pemerintah menilai ini sebagai langkah strategis untuk memperkuat diplomasi Indonesia dan membuka peluang kerja sama baru.