Tutup
EkonomiPerbankan

Rahmat Saleh Dorong Pemulihan Ekonomi Nelayan Padang Pariaman

111
×

Rahmat Saleh Dorong Pemulihan Ekonomi Nelayan Padang Pariaman

Sebarkan artikel ini

Jakarta – Anggota DPR RI Fraksi PKS, Rahmat Saleh, memberikan dukungan penuh terhadap upaya percepatan pemulihan ekonomi masyarakat pesisir di Kabupaten Padang Pariaman. Langkah konkret tersebut diwujudkan melalui pengawalan usulan empat Kampung Merah Putih ke Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

Dukungan ini disampaikan Rahmat saat bertemu dengan Bupati Padang Pariaman, John Kennedy Azis, di Jakarta pada Jumat (22/5/2026). Pertemuan tersebut membahas berbagai sektor strategis, termasuk perikanan, kelautan, pertanian, hingga penguatan ekonomi lewat koperasi tematik bagi masyarakat terdampak bencana.

Rahmat menekankan bahwa kolaborasi ini sangat penting, terutama dalam menangani dampak banjir, banjir rob, hingga tanah longsor yang melanda wilayah tersebut beberapa bulan terakhir. Baginya, sektor perikanan dan pertanian merupakan tumpuan utama ekonomi masyarakat di Sumatera Barat yang harus segera dipulihkan.

Bupati John Kennedy Azis menjelaskan, usulan empat Kampung Merah Putih saat ini sudah masuk dalam tahap survei dan proses administrasi di KKP. Proyek yang masuk dalam RADISAS ini diharapkan menjadi harapan baru bagi warga pesisir untuk bangkit dari keterpurukan.

Selain program Kampung Merah Putih, Pemkab Padang Pariaman tengah mendorong pembentukan koperasi tematik. Setiap kelompok koperasi yang terbentuk berpeluang mendapatkan dukungan program senilai Rp700 juta untuk memperkuat modal usaha masyarakat.

Bupati John memberikan apresiasi tinggi kepada Rahmat Saleh yang tetap konsisten mengawal aspirasi daerah tersebut. Meskipun Padang Pariaman bukan daerah pemilihannya, peran Rahmat dalam mengadvokasi bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) dinilai sangat bermanfaat bagi warga.

“Tentu saja masyarakat Kabupaten Padang Pariaman mengucapkan banyak terima kasih kepada Pak Rahmat Saleh,” ujar John.

Sinergi antara pemerintah pusat dan daerah ini dipandang krusial untuk memulihkan aktivitas ekonomi nelayan, petani, dan pelaku usaha kecil. Dengan pengawalan yang tepat sasaran, pemulihan kawasan yang sempat terpuruk akibat bencana diharapkan dapat berjalan lebih cepat.