Tutup
Teknologi

SUSE Dorong Inovasi AI dan Open Source Perusahaan

73
×

SUSE Dorong Inovasi AI dan Open Source Perusahaan

Sebarkan artikel ini
susecon-2026-tawarkan-sederet-inovasi-solusi-open-source-bagi-perusahaan
SUSECON 2026 Tawarkan Sederet Inovasi Solusi Open Source bagi Perusahaan

Jakarta – SUSE menggeber strategi baru untuk membantu perusahaan menghadapi lonjakan kebutuhan kecerdasan buatan,tekanan efisiensi biaya,tuntutan ketahanan sistem,dan kepatuhan regulasi yang semakin ketat. Lewat ajang tahunan SUSECON, perusahaan open source ini merilis sejumlah inovasi dan kemitraan yang diarahkan untuk memangkas kerumitan infrastruktur teknologi informasi.

Chief Executive Officer SUSE Dirk-Peter van Leeuwen menegaskan pendekatan yang ditawarkan kini dibuat lebih menyatu, mencakup Linux, Kubernetes, AI, hingga edge. Menurut dia, model ini penting agar tim TI dapat menjalankan beban kerja di berbagai lingkungan tanpa bergantung pada satu vendor.

“Deretan kemitraan dan inovasi produk di SUSECON tahun ini menegaskan kembali komitmen kami terhadap open source dan visi untuk membantu pelanggan menghilangkan hambatan guna menghindari ketergantungan pada satu vendor,” kata Dirk dalam keterangannya, Selasa, 12 Mei 2026.

Sorotan utama SUSECON tahun ini datang dari peluncuran SUSE AI Factory bersama NVIDIA. Paket perangkat lunak terintegrasi itu ditujukan untuk kebutuhan AI perusahaan, mulai dari membangun, menerapkan, mengelola, hingga mengorkestrasi aplikasi AI secara konsisten dalam skala besar, baik di pusat data maupun edge.

SUSE menekankan platform ini mengusung kedaulatan digital dan keamanan zero-trust. Dengan pendekatan tersebut, perusahaan tetap bisa memanfaatkan teknologi AI terbaru NVIDIA, sementara data sensitif dan logika inti tetap berada di infrastruktur milik sendiri.

Di area lain, SUSE juga mempererat kerja sama dengan Switch dan NVIDIA untuk mempercepat pengembangan digital twin dan AI Factory.Kolaborasi ini memanfaatkan pustaka SUSE AI dan NVIDIA Omniverse untuk mensimulasikan serta mengoptimalkan performa pusat data secara real time.

Switch disebut memanfaatkan platform open source itu untuk menjalankan model AI kompleks dan simulasi 3D berpresisi tinggi di infrastruktur bersama yang sama. Dengan cara ini, efisiensi operasional meningkat tanpa mengorbankan keamanan.

SUSE juga membangun ekosistem AI berbasis agen lewat integrasi dengan Amazon Rapid, Fsas Technologies, n8n, Revenium, serta kerja sama dengan Stacklok. Integrasi tersebut disiapkan untuk menghadirkan fondasi yang aman dan bebas ketergantungan vendor bagi operasi otonom di lingkungan Linux dan Kubernetes.

Melalui penerapan kecerdasan dan otomatisasi berbasis MCP langsung di inti infrastruktur, SUSE ingin mendorong sistem TI lama menjadi lebih adaptif dan mampu mengoptimalkan diri, tanpa meninggalkan tata kelola kelas perusahaan.