Batusangkar – Pemerintah Kabupaten Tanah Datar bergerak cepat untuk membangun hunian sementara (Huntara) bagi korban banjir bandang dan tanah longsor.
Wakil Bupati Ahmad Fadly menegaskan, validasi data kebutuhan Huntara akan dipercepat.
Hal ini disampaikan saat rapat virtual bersama BNPB dan sejumlah kepala daerah terdampak, Rabu (10/12/2025).
BNPB menargetkan pembangunan Huntara bisa dimulai dalam satu hingga dua hari ke depan.Sestama BNPB Rustian menekankan pentingnya Huntara sebagai tempat tinggal sementara bagi korban yang kehilangan rumah akibat bencana dua minggu lalu.
“Konsep Huntara BNPB ada dua, Huntara dan dana tunggu hunian. Silakan data masyarakatnya mau yang mana,” ujar Rustian.
Rustian menambahkan, jika memilih huntara, lahan harus datar, bebas sengketa, serta memiliki akses listrik dan air bersih.
Pangdam Mayjen TNI Arief Gajah Mada menargetkan pembangunan Huntara selesai maksimal 9 hari, asalkan lahan sudah siap.Ahmad Fadly menyatakan, data kebutuhan Huntara di Tanah Datar akan dihitung secara valid dan dilaporkan ke BNPB dalam dua hari kerja.
“Kita tidak mau nanti ada yang ketinggalan,” tegasnya.Pemkab Tanah Datar menyiapkan lapangan bola di setiap kecamatan dan memanfaatkan gedung kosong sebagai lokasi Huntara.
“Persoalan lahan harus kita clear kan malam ini sesuai permintaan BNPB,” pungkas Ahmad Fadly.







