Ekonomi

Teguh Arief Indratmoko Resmi Jabat Direktur Utama Peruri

45
×

Teguh Arief Indratmoko Resmi Jabat Direktur Utama Peruri

Sebarkan artikel ini
Letnan Jenderal TNI (Purn.) Teguh Arief Indratmoko saat resmi menjabat sebagai Direktur Utama Perum Peruri yang baru.
Letnan Jenderal TNI (Purn.) Teguh Arief Indratmoko resmi dilantik sebagai Direktur Utama Perum Peruri yang baru.

JAKARTA – Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN) resmi menunjuk Letnan Jenderal TNI (Purn.) Teguh Arief Indratmoko sebagai Direktur Utama Perum Peruri yang baru. Penunjukan ini menggantikan Dwina Septiani Wijaya yang telah memimpin perusahaan percetakan uang negara tersebut selama lebih dari delapan tahun sejak 2017.

Pergantian pucuk pimpinan ini tertuang dalam Surat Keputusan (SK) BP BUMN Nomor 345 Tahun 2026 dan SK Nomor 346 Tahun 2026. Keputusan tersebut secara resmi menetapkan pemberhentian dan pengangkatan Direktur Utama serta Ketua Dewan Pengawas Peruri per tanggal 15 Juli 2026.

Kepala BP BUMN sekaligus Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria, menyatakan bahwa suksesi kepemimpinan di tubuh Peruri merupakan langkah strategis yang disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan saat ini. Menurut Dony, penunjukan sosok purnawirawan TNI tersebut didasarkan pada karakteristik unik Peruri.

Dony menegaskan bahwa Peruri bukanlah badan usaha komersial konvensional. Perusahaan ini memiliki fungsi vital sebagai instrumen pemerintah dalam menjaga keamanan serta pengamanan dokumen-dokumen negara yang bersifat rahasia dan strategis.

“Peruri ini sebetulnya bukan perusahaan komersial, melainkan alat pemerintah untuk melakukan pengawasan dan pengamanan. Kita membutuhkan figur yang tepat agar fungsi strategis tersebut dapat berjalan optimal,” ujar Dony usai mengikuti rapat terbatas di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Sabtu (18/7).

Penunjukan Teguh Arief Indratmoko diharapkan mampu memperkuat aspek keamanan dokumen negara yang dikelola oleh Peruri. Latar belakang Teguh sebagai mantan Komandan Jenderal Akademi TNI dinilai memiliki relevansi dengan kebutuhan penguatan aspek keamanan di lingkungan perusahaan pelat merah tersebut.

Selain melakukan pergantian pada posisi Direktur Utama, BP BUMN juga melakukan penyegaran pada jajaran Dewan Pengawas. Geerhan Lantara resmi ditunjuk untuk mengemban jabatan sebagai Ketua Dewan Pengawas Perum Peruri yang baru.

Dwina Septiani Wijaya sendiri telah menjabat sebagai Direktur Utama Peruri sejak tahun 2017. Selama masa jabatannya, Dwina memimpin transformasi perusahaan dalam menghadapi tantangan digitalisasi dokumen negara.

Perubahan kepemimpinan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam melakukan penataan tata kelola badan usaha milik negara. Fokus utama BP BUMN saat ini adalah menempatkan direksi yang memiliki kompetensi spesifik sesuai dengan mandat dan fungsi strategis yang diemban oleh masing-masing perusahaan.

Langkah ini memastikan bahwa setiap perusahaan negara, terutama yang berkaitan dengan keamanan nasional, memiliki kepemimpinan yang selaras dengan kebijakan pemerintah. Fokus pada aspek keamanan dan integritas dokumen menjadi prioritas utama dalam penunjukan jajaran direksi Peruri yang baru.