Tanah Datar – Program unggulan Satu Rumah Satu Hafizh di Kabupaten Tanah Datar terus menunjukkan progres positif. Hal ini dibuktikan dengan diresmikannya Rumah Tahfidz Baitul Huffazh di Jorong Padang Kunyik, Nagari Bungo Tanjung, Kecamatan Batipuh, pada Senin (1/6/2026).
Fasilitas keagamaan tersebut berdiri berkat kolaborasi erat antara masyarakat setempat dengan para perantau. Bupati Tanah Datar, Eka Putra, memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif tersebut sebagai upaya memperkuat pendidikan agama di daerah.
Menurut Bupati, keberadaan rumah tahfidz menjadi instrumen krusial dalam membentengi generasi muda dari pengaruh negatif teknologi dan budaya asing. Baginya, pendidikan agama harus menjadi fondasi utama dalam membentuk masa depan anak-anak.
“Rumah tahfidz adalah langkah strategis untuk menyelamatkan generasi masa depan. Kita tidak boleh hanya bangga anak mahir menggunakan telepon genggam, namun harus memastikan mereka memiliki fondasi akhlak yang kokoh melalui pendidikan agama,” ujar Eka.
Saat ini, Pemkab Tanah Datar mencatat sebanyak 338 rumah tahfidz telah beroperasi secara resmi. Data pemerintah turut menunjukkan terdapat 7.221 keluarga yang memiliki anggota hafizh, dengan total lebih dari 25.000 anak yang tengah menempuh pendidikan sebagai penghafal Al-Qur’an.
Penggagas Rumah Tahfidz Baitul Huffazh, Alfiadi, menyebutkan bahwa saat ini sudah ada 39 santri yang terdaftar. Meski pembangunan fisik telah selesai, pihaknya berharap adanya dukungan sarana dan prasarana tambahan demi mengoptimalkan proses belajar mengajar ke depannya.
Senada dengan hal tersebut, Wali Nagari Bungo Tanjung, Yudistira Anugraha, menyatakan bahwa lembaga ini merupakan wujud kepedulian kolektif warga dan perantau. Ia optimistis kehadiran rumah tahfidz ini akan menjadi pusat pembinaan untuk mencetak generasi Qurani yang berakhlak mulia.







