Emas

Harga Emas Antam Naik ke Rp 2.690.000 per Gram Hari Ini

54
×

Harga Emas Antam Naik ke Rp 2.690.000 per Gram Hari Ini

Sebarkan artikel ini
Kepingan emas batangan Antam dengan logo perusahaan dan sertifikasi berat di atas latar belakang putih.
Harga emas batangan Antam naik menjadi Rp 2.690.000 per gram pada perdagangan Sabtu (8/8/2026).

Jakarta – Harga emas batangan bersertifikat yang diproduksi oleh PT Aneka Tambang (Persero) Tbk atau Antam mengalami kenaikan signifikan pada perdagangan akhir pekan, Sabtu (8/8/2026). Logam mulia tersebut kini diperdagangkan di level Rp 2.690.000 per gram.

Nilai tersebut mencatatkan kenaikan sebesar Rp 40.000 dibandingkan harga pada hari sebelumnya yang berada di posisi Rp 2.650.000 per gram. Tren kenaikan ini juga diikuti oleh harga buyback atau harga beli kembali oleh pihak Antam.

Harga buyback emas Antam tercatat naik sebesar Rp 50.000 per gram. Kini, masyarakat yang ingin menjual kembali emasnya kepada gerai Logam Mulia akan mendapatkan harga Rp 2.511.000 per gram.

Berdasarkan data tersebut, terdapat selisih atau spread antara harga beli dan harga buyback sebesar Rp 179.000 per gram. Selisih harga ini merupakan faktor krusial yang harus dipahami oleh setiap investor emas batangan.

Antam memang menetapkan dua jenis harga dalam operasionalnya, yakni harga jual dan harga buyback. Investor perlu mencermati perbedaan ini agar tidak salah dalam menghitung potensi keuntungan maupun kerugian investasi.

Besarnya selisih harga tersebut menunjukkan bahwa emas batangan lebih ideal untuk dijadikan instrumen investasi jangka panjang. Investor memerlukan kenaikan harga yang cukup signifikan di masa depan agar nilai emas mampu menutupi selisih harga jual dan buyback yang ada saat ini.

Strategi investasi jangka panjang diharapkan dapat memberikan margin keuntungan setelah dikurangi biaya selisih tersebut. Tanpa perencanaan yang matang, investor berisiko mengalami kerugian jika harus melakukan penjualan dalam waktu singkat.

Sebagai gambaran risiko, investor yang membeli emas pada 8 Juli 2026 di harga Rp 2.641.000 per gram berpotensi mengalami kerugian sebesar 4,92% jika harus menjual kembali pada harga saat ini. Kondisi serupa terjadi pada pembelian di periode Agustus hingga Februari 2026 yang masih mencatatkan potensi kerugian.

Sebaliknya, investor yang telah menyimpan emas sejak November 2024 atau Februari 2025 masih menikmati keuntungan yang cukup besar. Pertumbuhan nilai aset pada periode tersebut mencapai kisaran 51,08% hingga 64,44% dari harga pembelian awal.

Fluktuasi harga emas yang terjadi sepanjang tahun 2026 ini menunjukkan dinamika pasar yang terus berubah. Investor disarankan untuk selalu memantau perkembangan harga harian sebelum memutuskan untuk melakukan transaksi jual maupun beli.

Pemahaman mengenai mekanisme harga buyback dan spread menjadi kunci utama dalam manajemen risiko investasi emas. Hal ini sangat penting bagi masyarakat yang baru terjun ke instrumen logam mulia sebagai bagian dari portofolio keuangan mereka.