Tutup
NewsRegulasi

Ekonomi Sirkular: Kunci Mencapai SDGs di Era Modern

661
×

Ekonomi Sirkular: Kunci Mencapai SDGs di Era Modern

Sebarkan artikel ini
Kunci SDGs: Seimbangkan Ekonomi dan Ekologi

Depok – Profesor Ezni Balqiah, Guru Besar Ilmu Manajemen Universitas Indonesia, menekankan pentingnya mengimplementasikan ekonomi sirkular untuk mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).

“Ekonomi sirkular menawarkan pendekatan berbeda dari ekonomi tradisional, dengan fokus memperpanjang masa pakai produk melalui penggunaan berulang, perbaikan, dan daur ulang material,” ujar Ezni.

Mengadopsi konsep ini dapat mengurangi limbah, emisi karbon, dan meningkatkan efisiensi energi. Indonesia telah menerapkan ekonomi sirkular dengan mengikuti prinsip 9R, meliputi hindari, pikir ulang, kurangi, gunakan kembali, perbaiki, perbarui, buat ulang, alih fungsi, dan daur ulang.

“Prinsip ini menekankan penghindaran pembuatan produk berlebih, penggunaan produk intensif, peningkatan efisiensi produksi, dan pemanfaatan produk layak pakai,” jelas Ezni.

Ekonomi sirkular juga memberikan keuntungan ekonomi bagi perusahaan, seperti penghematan biaya produksi dan daya tarik produk lebih tinggi bagi konsumen peduli lingkungan. Misalnya, UMKM Biomagg mengolah sampah organik menjadi pakan ternak, sementara Creabrush memanfaatkan limbah kaleng dan kardus untuk membuat furnitur.

“Selain efisiensi ekonomi, ekonomi sirkular juga menekankan keberlanjutan ekologi untuk kesejahteraan generasi sekarang dan mendatang,” pungkas Ezni.

Sebagai akademisi, Ezni menekankan peran penting mereka dalam mendukung transisi ekonomi sirkular melalui inovasi dan teknologi. Kesadaran lingkungan dan kepedulian sosial harus menjadi panduan dalam penciptaan nilai bagi perusahaan.

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com – JAKARTA. Nilai tukar rupiah masih berada dalam tekanan terhadap dolar Amerika Serikat (AS) menjelang paruh kedua tahun 2026. Meski berbagai langkah stabilisasi telah ditempuh oleh Bank Indonesia (BI), sejumlah ekonom menilai penguatan rupiah secara berkelanjutan masih menghadapi tantangan besar dari faktor eksternal maupun domestik. Berdasarkan data Bloomberg, rupiah di pasar spot ditutup melemah 0,20% secara harian ke level Rp…

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. PT Vale Indonesia Tbk (INCO) memberikan tanggpan atas dampak rencana penerbitan Peraturan Pemerintah (PP) Tata Kelola Ekspor Sumber Daya Alam (SDA). Melalui beleid tersebut, aktivitas ekspor sejumlah komoditas SDA bakal melalui satu pintu. Sekretaris Perusahaan Vale Indonesia, Ranty Astari Rachman mengatakan, pihaknya memahami bahwa pemerintah berencana menerbitkan PP Tata Kelola Ekspor SDA untuk memperkuat tata kelola…

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. Saham bank berkapitalisasi besar alias big banks selama sepekan lalu masih menjadi saham yang paling banyak dijual asing. Aksi jual asing tersebut membuat pergerakan saham emiten big banks kompak ikut menurun. Diantara saham big banks yakni PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI), PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) dan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), saham yang turun paling tajam adalah saham…