Tutup
NewsRegulasi

GEBER PK: Kolaborasi Edukasi Perlindungan Konsumen Era Digital

522
×

GEBER PK: Kolaborasi Edukasi Perlindungan Konsumen Era Digital

Sebarkan artikel ini

Upaya perlindungan konsumen harus melibatkan semua pihak, mulai dari edukasi hingga penanganan pengaduan.

Foto: Istimewa.

Jakarta – Kolaborasi dan sinergi antarpemangku kepentingan menjadi kunci dalam meningkatkan edukasi perlindungan konsumen.

Hal ini disampaikan Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Doni Primanto Joewono saat peluncuran Gerakan Bersama Edukasi Perlindungan Konsumen (GEBER PK) 2025.

GEBER PK merupakan kolaborasi BI, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Kementerian Komunikasi dan Digital, asosiasi, dan pelaku sektor keuangan. Tujuannya adalah mengintensifkan edukasi secara serempak, satu tema, dan multikanal.

“Kolaborasi dan sinergi menjadi kata kunci dalam edukasi perlindungan konsumen,” kata Doni.

Anggota Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi menambahkan, upaya perlindungan konsumen harus melibatkan semua pihak, mulai dari edukasi hingga penanganan pengaduan.

“Pelindungan konsumen merupakan gerakan bersama yang tidak bisa dilakukan sendiri oleh satu pihak saja,” ujar Friderica.

GEBER PK 2025 menekankan tiga aspek, yaitu kesamaan tujuan, konten yang relevan, dan kolaborasi antarpemangku kepentingan.

Tujuannya adalah meningkatkan pemahaman masyarakat tentang layanan keuangan dan memperkuat kepercayaan terhadap sistem keuangan.

“Edukasi literasi harus diberikan secara berkelanjutan, mulai dari awal hingga penanganan pengaduan konsumen,” kata Friderica.

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com – JAKARTA. PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA) bakal membagikan dividen tunai tahun buku 2025 senilai total Rp 4,07 triliun kepada para pemegang saham. Keputusan tersebut merujuk hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Perseroan yang digelar pada Jumat (17/4/2026) lalu. Dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia, dikutip Minggu (19/4/2026), manajemen CIMB Niaga menyebut nilai dividen yang dibagikan maksimal setara 60%…

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerikat Serikat (AS) melemah pada Jumat (17/4/2026). Mengutip Bloomberg, rupiah melemah 0,29% secara harian ke Rp 17.189 per dolar AS. Berdasarkan Jisdor Bank Indonesia (BI), rupiah melemah 0,27% secara harian ke Rp 17.189 per dolar AS. Chief Analyst Doo Financial Futures, Lukman Leong mengatakan, rupiah kembali melemah cukup besar dan mencatatkan rekor paling lemah sepanjang sejarah….

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan berpeluang melanjutkan penguatan terbatas pada perdagangan Senin (20/4/2026), di tengah sentimen global yang masih dibayangi ketegangan geopolitik. Pada penutupan perdagangan Jumat (17/4/2026), IHSG ditutup menguat 0,17% ke level 7.634,00. Penguatan ini ditopang oleh antisipasi aksi korporasi emiten serta koreksi harga minyak mentah. Head of Retail Research MNC Sekuritas…