Tutup
Regulasi

IHSG Diprediksi Menguat Terbatas, Simak Rekomendasi Saham Pilihan Hari Ini

104
×

IHSG Diprediksi Menguat Terbatas, Simak Rekomendasi Saham Pilihan Hari Ini

Sebarkan artikel ini

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi kembali melanjutkan penguatan terbatas pada perdagangan Senin (20/4/2026). Sentimen pasar masih akan didominasi oleh perkembangan ketegangan geopolitik global antara Amerika Serikat dan Iran.

Pada perdagangan Jumat (17/4/2026), IHSG ditutup menguat 0,17% ke level 7.634,00. Tren positif ini didorong oleh aksi korporasi emiten serta penurunan harga minyak mentah dunia. Secara akumulatif, IHSG tercatat naik 2,35% dalam sepekan terakhir dengan peningkatan volume pembelian.

Analis menilai, pergerakan indeks masih akan cenderung konsolidatif. Ketidakpastian mengenai kelanjutan gencatan senjata antara AS dan Iran, terutama terkait isu Selat Hormuz, menjadi faktor utama yang dicermati investor global. Pelaku pasar menantikan kepastian apakah konflik akan mereda atau justru kembali memanas.

Secara teknikal, IHSG dinilai masih memiliki tren jangka pendek yang kuat karena tetap bertahan di atas MA5 dan MA20. Indeks diperkirakan akan bergerak konsolidatif di kisaran 7.500 hingga 7.750 sebelum mencoba menembus level resistance.

Selain isu geopolitik, investor juga akan memantau sejumlah rilis data ekonomi domestik dan global pada pekan depan. Dari dalam negeri, pasar menanti hasil Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (RDG BI), data pertumbuhan kredit, serta jumlah uang beredar.

Sementara dari mancanegara, perhatian tertuju pada data penjualan ritel dan sentimen konsumen dari Amerika Serikat, serta sejumlah data ekonomi penting dari Eropa dan Asia.

Untuk perdagangan Senin, analis memberikan rekomendasi saham yang layak dicermati, di antaranya BBRI (Rp 3.510-Rp 3.610), CMRY (Rp 4.790-Rp 4.880), dan MDKA (Rp 3.470-Rp 3.590). Selain itu, investor juga disarankan memantau saham INTP, CLEO, WIIM, ULTJ, dan NCKL.

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. Harga emas batangan bersertifikat Antam keluaran PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) tampak mengalami kenaikan harga pada Selasa (21/4). Namun, pada saat yang sama, harga emas dunia justru terkoreksi. Mengutip situs Logam Mulia, harga emas Antam untuk pecahan satu gram naik Rp 40.000 menjadi Rp 2.880.000 pada Selasa (21/4). Harga buyback emas Antam juga naik Rp 50.000 menjadi Rp 2.690.000 per gram. Sebaliknya, mengutip situs…

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. Harga saham PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) dan PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) kompak mengalami penurunan setelah pengumuman terbaru dari Morgan Stanley Capital International (MSCI). Berdasarkan pantauan Kontan, harga saham BREN melorot 7,95% ke level Rp 6.075 per saham pada perdagangan intraday Selasa (21/4). Begitu pula dengan harga saham DSSA yang merosot 13,76% ke level Rp 2.820 per saham. Penurunan…

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. Saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) masih belum mampu bangkit dari tekanan. Hingga penutupan perdagangan Senin (20/4/2026), harga BBCA hanya naik tipis 0,78% ke level Rp 6.475 per saham—masih jauh di bawah psikologis Rp 7.000. Sejak awal tahun, tekanan terhadap saham bank berkapitalisasi jumbo ini terbilang dalam. BBCA sudah terkoreksi 19,81% secara year to date (YtD) dan menjadi salah satu penekan utama Indeks Harga…

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksi bergerak konsolidasi dengan kecenderungan melemah pada perdagangan hari ini (21/4/2026), seiring meningkatnya kembali tensi geopolitik global. Pada Senin (20/4/2026), IHSG ditutup melemah 0,52% ke level 7.594,11. Indeks sempat menguat di awal sesi, namun berbalik melemah hingga akhir perdagangan. Equity Research Analyst Phintraco Sekuritas Alrich Paskalis Tambolang mengatakan,…