Tutup
News

Mayora Bagi Dividen Rp 55 per Saham

227
×

Mayora Bagi Dividen Rp 55 per Saham

Sebarkan artikel ini
mayora-bagi-dividen-rp-55-per-saham
Mayora Bagi Dividen Rp 55 per Saham

Jakarta – PT Mayora Indah Tbk (MYOR) mengumumkan pembagian dividen sebesar Rp 1,22 triliun kepada para pemegang saham, setara dengan Rp 55 per lembar saham. Keputusan ini diambil dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang baru saja diselenggarakan.

Menurut keterangan resmi perseroan, alokasi dividen tersebut mencerminkan 40 persen dari total laba bersih yang dicatatkan pada tahun buku 2024.

Direktur Umum dan Operasional MYOR, Wardhana Atmadja, menjelaskan bahwa pembagian dividen ini merupakan hasil dari keputusan RUPST. “Dividen yang diputuskan pada RUPST sebesar Rp1,22 triliun atau sebesar Rp55 per lembar saham,sekitar 40 persen dari laba perseroan di tahun 2024,” ujarnya dalam Paparan Publik di Jakarta,Selasa (10/6/2025).Selain pengumuman dividen,perseroan juga menyampaikan proyeksi target penjualan untuk tahun 2025. Direktur Keuangan MYOR, Hendrik Polisar, menargetkan penjualan perseroan mencapai Rp39,7 triliun. “Angka proyeksi ini merupakan angka yang cukup realistis yang untuk dapat dicapai oleh perseroan,” ungkapnya. Target laba kotor yang ditetapkan adalah sebesar Rp9,2 triliun, laba usaha sebesar Rp4,3 triliun, serta laba bersih sebesar Rp3,1 triliun.

Pada tahun 2024, Mayora Indah mencatatkan laba bersih sebesar Rp 3 triliun, mengalami penurunan sebesar 6,06 persen dibandingkan dengan tahun 2023 yang mencatatkan laba sebesar Rp3,19 triliun. Meskipun demikian,penjualan perusahaan mengalami peningkatan sebesar 14,57 persen menjadi Rp36,07 triliun pada 2024,dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya yang sebesar Rp31,48 triliun.

Kontribusi terbesar terhadap pendapatan perseroan berasal dari penjualan makanan olahan kemasan yang mencapai Rp 21,86 triliun, diikuti oleh minuman olahan kemasan sebesar Rp 18,62 triliun.

Di sisi lain, beban pokok penjualan perseroan mengalami peningkatan menjadi Rp27,77 triliun pada 2024, dari sebelumnya Rp 23,07 triliun pada 2023. Beban umum dan administrasi juga tercatat mengalami kenaikan, mencapai Rp 857,91 miliar pada 2024, naik dari posisi Rp750,5 miliar.

Secara keseluruhan, total aset MYOR mengalami peningkatan menjadi Rp29,72 triliun per Desember 2024, dibandingkan dengan posisi per Desember 2023 yang sebesar Rp 23,87 triliun.