Padang – Pemerintah Kota Padang menggelar pelatihan literasi Artificial Intelligence (AI) bagi 500 kepala sekolah di Gedung Bagindo Aziz Chan Youth Center, Rabu (15/4/2026). Kegiatan ini merupakan kolaborasi strategis antara Pemko padang, ruangguru, dan ASEAN foundation.
Wali Kota padang, Fadly Amran, yang membuka langsung kegiatan tersebut menegaskan bahwa penguasaan teknologi AI kini menjadi kewajiban.Menurutnya, AI bukan lagi sekadar pilihan, melainkan kebutuhan mendesak di sektor pendidikan dan layanan publik.
Fadly ingin Kota Padang menjadi pelopor atau leading sector dalam pemanfaatan AI. Sebagai kota pendidikan, para pendidik di Padang dituntut memahami konsep AI dan menguasai platform digital guna meningkatkan kualitas pembelajaran di kelas.
Ia memastikan kehadiran AI tidak akan menggantikan peran guru. sebaliknya, teknologi ini justru membantu guru mengurangi beban administratif sehingga mereka bisa lebih fokus pada pembinaan karakter dan kualitas peserta didik.
“Pemanfaatan AI ini untuk memperkuat interaksi antara guru dan siswa, terutama dalam menghadapi karakteristik generasi alpha yang sangat dekat dengan teknologi,” ujar Fadly.
Pemko Padang menyatakan kesiapannya untuk terus memperkuat kerja sama dengan berbagai pihak, seperti ASEAN Foundation, Ruangguru, dan Google.org, demi memajukan ekosistem pendidikan di daerah tersebut.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang, Yopi Krislova, menambahkan bahwa pelatihan ini merupakan langkah nyata mewujudkan visi smart city dan mendukung programme unggulan Padang Juara.
“Pelatihan ini diikuti oleh kepala PAUD, SD, dan SMP sederajat se-Kota Padang. Sebelumnya, kami juga telah sukses melaksanakan program pembelajaran coding yang melibatkan 1.635 siswa,” pungkas Yopi.







