Tutup
BisnisPerbankanTransportasi

Prabowo Instruksikan Garuda Indonesia Bentuk Usaha Patungan dengan Saudia

226
×

Prabowo Instruksikan Garuda Indonesia Bentuk Usaha Patungan dengan Saudia

Sebarkan artikel ini
menhub-ungkap-prabowo-minta-garuda-gaet-saudia-untuk-alasan-ini
Menhub Ungkap Prabowo Minta Garuda Gaet Saudia untuk Alasan Ini

Jakarta – Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk untuk menjajaki kerja sama usaha patungan atau joint venture dengan maskapai Saudia Airlines.Langkah strategis ini diambil guna menekan biaya penerbangan haji yang selama ini dinilai tidak efisien.

Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi menjelaskan,instruksi tersebut muncul karena adanya ketidakefisienan operasional pada rute penerbangan haji. Selama ini,pesawat Garuda Indonesia yang mengangkut jemaah ke Arab Saudi kerap kembali ke Tanah Air dalam kondisi kosong.

Kondisi serupa juga dialami oleh maskapai Saudia Airlines yang terbang ke Indonesia. Pesawat mereka sering kali kembali ke Arab Saudi tanpa penumpang.

“Ada kondisi di mana pesawat yang digunakan keduanya kosong pada satu rute.presiden mendorong agar kondisi ini dimanfaatkan supaya bisa membantu kedua maskapai menjadi lebih baik dan memberikan harga yang lebih murah kepada jemaah haji,” ujar Dudy dalam konferensi pers di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, kamis (9/4).

Prabowo mengusulkan agar kursi kosong tersebut tidak hanya dimanfaatkan untuk kebutuhan haji, tetapi juga sektor lain. misalnya,pesawat yang kembali ke Indonesia dapat mengangkut wisatawan asal Arab Saudi atau pekerja migran Indonesia yang ingin pulang ke Tanah Air. Sebaliknya, penerbangan menuju Arab Saudi bisa diisi oleh wisatawan asal indonesia.

rencana pembentukan joint venture ini sebelumnya disampaikan Prabowo dalam Rapat Kerja Pemerintah Anggota Kabinet Merah Putih di Istana Negara, Jakarta Pusat, Rabu (8/4).

Prabowo mengungkapkan bahwa rencana tersebut sudah mulai dibahas dengan pihak Arab Saudi. Ia mengusulkan pembentukan anak perusahaan dengan skema kepemilikan 50 persen Indonesia dan 50 persen Arab Saudi.

“selama ini pesawat Garuda berangkat bawa haji ke Tanah Suci, pulangnya kosong. Ini kan tidak ekonomis. Kenapa tidak kerja sama? Kita buat pesawat terbang ke Arab Saudi penuh, ke Indonesia penuh, sehingga harga bisa turun,” tegas Prabowo.

Jakarta – Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk untuk menjajaki kerja sama usaha patungan atau joint venture dengan maskapai Saudia Airlines. Langkah strategis ini diambil guna menekan biaya penerbangan haji yang selama ini dinilai belum efisien.

Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi menjelaskan, instruksi tersebut muncul karena adanya ketidakefisienan operasional pada rute penerbangan haji. Selama ini, pesawat Garuda indonesia yang mengangkut jemaah ke Arab Saudi kerap kembali ke Tanah air dalam kondisi kosong.

Kondisi serupa juga dialami oleh maskapai Saudia Airlines yang terbang ke indonesia. Pesawat mereka sering kali kembali ke Arab Saudi tanpa penumpang.

“Ada kondisi di mana pesawat yang digunakan keduanya kosong pada satu rute. Presiden mendorong agar kondisi ini dimanfaatkan supaya bisa membantu kedua maskapai menjadi lebih baik dan memberikan harga yang lebih murah kepada jemaah haji,” ujar Dudy dalam konferensi pers di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (9/4).

Prabowo mengusulkan agar kursi kosong tersebut tidak hanya dimanfaatkan untuk kebutuhan haji, tetapi juga sektor lain. Misalnya, pesawat yang kembali ke Indonesia dapat mengangkut wisatawan asal Arab Saudi atau pekerja migran Indonesia yang ingin pulang ke Tanah Air. Sebaliknya, penerbangan menuju Arab Saudi bisa diisi oleh wisatawan asal Indonesia.

Rencana pembentukan joint venture ini sebelumnya disampaikan Prabowo dalam Rapat Kerja Pemerintah Anggota Kabinet Merah Putih di Istana Negara, Jakarta Pusat, Rabu (8/4).

Prabowo mengungkapkan bahwa rencana tersebut sudah mulai dibahas dengan pihak Arab Saudi. Ia mengusulkan pembentukan anak perusahaan dengan skema kepemilikan 50 persen Indonesia dan 50 persen Arab Saudi.

“Selama ini pesawat Garuda berangkat bawa haji ke Tanah Suci, pulangnya kosong. Ini kan tidak ekonomis. Kenapa tidak kerja sama? Kita buat pesawat terbang ke Arab Saudi penuh, ke Indonesia penuh, sehingga harga bisa turun,” tegas Prabowo.