Tutup
News

Satu Jemaah Haji Asal Tanah Datar Meninggal di Tanah Suci, Dimakamkan di Makkah

258
×

Satu Jemaah Haji Asal Tanah Datar Meninggal di Tanah Suci, Dimakamkan di Makkah

Sebarkan artikel ini
satu-jemaah-haji-asal-tanah-datar-meninggal-di-tanah-suci,-dimakamkan-di-makkah
Satu Jemaah Haji Asal Tanah Datar Meninggal di Tanah Suci, Dimakamkan di Makkah

Padang – Kabar duka kembali menyelimuti Embarkasi Padang,dengan seorang jemaah haji asal Tanah Datar,Aidar Dyahfiar Binti Duya (84),dilaporkan meninggal dunia di Makkah. Jemaah dari kloter 06 tersebut menghembuskan nafas terakhir di Rumah Sakit Al Noor Specialist Hospital.

Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU), M Rifki, menyampaikan kabar duka ini pada Rabu (11/6/2025), menjelaskan bahwa almarhumah meninggal pada Selasa (10/6/2025) pukul 23.39 WAS atau Rabu (11/6/2025) pukul 03.39 WIB dini hari.Menurut Rifki,sebelum wafat,almarhumah sempat mendapatkan perawatan di pos kesehatan kloter dan Kantor Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) sebelum akhirnya dirujuk ke rumah sakit. “Dua hari setelah kejadian (tergelincir),tanggal 20 Mei,jemaah mengeluhkan nyeri di panggul kanan dan dibawa ke KKI Madinah,kemudian diberikan terapi anti nyeri. Tanggal 26 jemaah kembali berobat ke pos kesehatan kloter dengan keluhan yang sama,” jelas Rifki.

Rifki menambahkan,setelah diberikan terapi,pada tanggal 30 Mei,almarhumah mengeluhkan nyeri di perut dan dirujuk ke Saudi National Hospital (SNH). “Tanggal 31 Mei, dari SNH dianjurkan dirujuk ke rumah sakit Al Noor Hospital dan dilakukan operasi,” ujarnya. Setelah menjalani operasi, almarhumah dirawat hingga dinyatakan meninggal dunia oleh pihak rumah sakit dengan diagnosa Sepsis shock, Systemic Inflammatory Response Syndrome dan Post Laparatomy (infeksi pasca operasi).

Pembimbing Ibadah Kloter 06, Amril, yang juga menjabat sebagai Kepala Kantor Kementerian Agama Tanah Datar, menuturkan bahwa almarhumah telah disafari wukufkan dan diinapkan di hotel transit safari wukuf, Assila Muzdalifah, saat puncak haji. “Alhamdulillah saat puncak haji, almarhum disafari wukufkan bersama jemaah lain yang juga dalam kondisi sakit. Beliau berpulang setelah rangkaian puncak haji selesai dilaksanakan,” tulis Amril.

Amril menambahkan bahwa almarhumah telah dimakamkan di pemakaman Soraya Makkah setelah disalatkan di Masjidil Haram.

Pelaksana harian kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Sumatera Barat, Abrar Munanda, menyampaikan rasa duka mendalam atas berpulangnya Aidar Dyahfiar. “Alhamdulillah,seluruh jemaah haji Embarkasi Padang telah menyelesaikan rangkaian puncak haji,termasuk almarhum. Kita doakan beliau husnul khotimah dan diberikan pahala haji mabrur,” harap Abrar. Ia juga menyampaikan ungkapan duka cita kepada keluarga almarhumah, “Semua kita serahkan kepada Allah, mungkin ini yang terbaik. Kita berharap keluarga tabah dan sabar menerima ujian ini,” imbuhnya.

Dengan meninggalnya Aidar Dyahfiar, jumlah jemaah embarkasi Padang yang wafat di tanah Suci hingga saat ini menjadi 7 orang, dengan rincian 3 jemaah berasal dari Bengkulu dan 4 jemaah dari Sumatera Barat. Daftar nama jemaah yang meninggal meliputi: Saidun Basirun Sena (76), Syahrul Hadi Salna (70), Aidi Madri Umar (65), Nurleni Muhamad Ni (83), Dayan Abu Bakar (80), Yuldenis Suhar Mali (58), dan Aidar Dyahfiar Binti Duya (84).