Tutup
News

Lowongan Kerja AS Turun, Pasar Tenaga Kerja Tunjukkan Sinyal Melemah

341
×

Lowongan Kerja AS Turun, Pasar Tenaga Kerja Tunjukkan Sinyal Melemah

Sebarkan artikel ini
lowongan-kerja-anjlok-drastis,-pakar-sebut-pasar-tenaga-kerja-di-titik-kritis
Lowongan Kerja Anjlok Drastis, Pakar Sebut Pasar Tenaga Kerja di Titik Kritis

Jakarta – Pasar tenaga kerja Amerika Serikat (AS) menunjukkan sinyal pelemahan.Penurunan signifikan jumlah lowongan kerja memicu kekhawatiran di kalangan ekonom.

Data terbaru Biro Statistik Tenaga Kerja (BLS) mencatat penurunan lowongan kerja yang jarang terjadi sejak pandemi Covid-19. Kondisi ini menandai fase baru yang penuh ketidakpastian bagi pencari kerja dan perusahaan.

Laporan Job Openings and Labor Turnover (JOLTS) menunjukkan, jumlah lowongan kerja pada Juli 2025 tercatat sekitar 7,18 juta. Angka ini menjadi yang terendah sejak september 2024.

Capaian ini di bawah ekspektasi para ekonom.Survei Dow Jones sebelumnya memperkirakan jumlah lowongan mencapai 7,4 juta.

Kepala ekonom di Navy Federal Credit Union, Heather Long, menyebut kondisi ini sebagai “titik balik bagi pasar tenaga kerja.”

“Ini adalah data lain yang menegaskan bagaimana pasar kerja ini membeku dan sulit bagi siapa pun untuk mendapatkan pekerjaan saat ini,” ujarnya seperti dikutip dari CNBC, Kamis (4/9/2025).

Penurunan jumlah lowongan kerja dapat berdampak luas bagi perekonomian AS. Jika tren ini berlanjut, perusahaan berpotensi menahan ekspansi atau melakukan pengurangan tenaga kerja.Kondisi ini dapat menekan daya beli masyarakat dan memperlambat pertumbuhan ekonomi.

Data klaim pengangguran mingguan yang akan segera dirilis diharapkan memberikan gambaran lebih lanjut mengenai kondisi pasar kerja.

Publik juga menantikan laporan ketenagakerjaan bulanan yang dijadwalkan rilis pada jumat (5/9/2025).