Tutup
News

Bawaslu Padang Perketat Awasi Data Pemilih Cegah Kecurangan

326
×

Bawaslu Padang Perketat Awasi Data Pemilih Cegah Kecurangan

Sebarkan artikel ini
bawaslu-padang-perkuat-pengawasan-data-pemilih
Bawaslu Padang Perkuat Pengawasan Data Pemilih

Padang – Bawaslu Kota Padang perketat pengawasan data pemilih untuk mencegah kecurangan pada pemilu mendatang. Langkah ini diambil menyusul temuan pelanggaran pemilu 2024, seperti pemilih yang mencoblos dua kali.

Pengawasan diperketat melalui kegiatan penguatan kelembagaan dalam tahapan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB). Kegiatan ini berlangsung di kantor Bawaslu Kota Padang.

Ketua Bawaslu Kota Padang, Eris Nanda, menegaskan pengawasan data pemilih krusial karena masalah Daftar pemilih Tetap (DPT) selalu menjadi tantangan dalam setiap pemilu.

“Persoalan DPT selalu muncul. Melalui kegiatan ini,kami berharap bisa meminimalisir bahkan menghilangkan masalah tersebut di masa mendatang,” kata Eris.

Kegiatan ini melibatkan berbagai instansi terkait, termasuk Dinas Pendidikan dan Catatan Sipil, Lapas Kelas IIA, Rutan Kelas IIB, Dinas Lingkungan Hidup, Polresta Padang, KPU Kota Padang, dan Kodim 0312 Padang.

Komisioner Bawaslu Sumatera Barat, Muhammad Khadafi, mengungkapkan temuan pelanggaran pada Pemilu 2024, termasuk dugaan pemilih mencoblos dua kali di TPS berbeda, terutama di Kabupaten Sijunjung dan Dharmasraya.

“Kami menemukan pelanggaran serius. Pemilih mencoblos dua kali. Ini jelas melanggar asas langsung dan rahasia dalam pemilu,” tegas Khadafi.

Kasus tersebut kini dalam tahap penyidikan oleh Sentra Gakkumdu. Pelaku terancam hukuman penjara hingga sembilan tahun dan denda maksimal Rp108 juta sesuai Pasal 178B Undang-Undang Pilkada.

Khadafi menambahkan, lemahnya verifikasi identitas, potensi data ganda dalam DPT, dan minimnya edukasi pemilih menjadi penyebab utama pelanggaran. Bawaslu Sumbar telah merekomendasikan pemungutan suara ulang (PSU) di dua TPS sebagai bentuk koreksi.

“Kami tidak hanya fokus pada penindakan, tapi juga pencegahan. Edukasi pemilih harus diperkuat agar masyarakat memahami bahwa satu suara adalah hak,bukan bisa digandakan,” pungkasnya.

Bawaslu Kota Padang berharap kegiatan ini memperkuat sinergi antarinstansi untuk meningkatkan kualitas pengawasan data pemilih menjelang Pemilu mendatang.