Tutup
News

Virus Jembrana Serang Sapi di Mentawai, Alex Indra Lukman Bertindak Cepat

324
×

Virus Jembrana Serang Sapi di Mentawai, Alex Indra Lukman Bertindak Cepat

Sebarkan artikel ini
virus-jembrana-serang-sapi-di-mentawai,-alex-indra-lukman-bertindak-cepat
Virus Jembrana Serang Sapi di Mentawai, Alex Indra Lukman Bertindak Cepat

Mentawai – Puluhan sapi milik peternak di Desa Sipora Jaya, Kepulauan Mentawai, mati mendadak dalam sepekan terakhir. Diduga kuat, kematian ternak ini disebabkan oleh Virus Jembrana.

Sebanyak 21 dari 100 ekor sapi dilaporkan mati tanpa penyebab yang jelas, memicu keresahan di kalangan peternak.Kepala Desa Sipora Jaya, Lutfi Anto, segera melaporkan kejadian ini kepada Wakil ketua Komisi IV DPR RI, Alex Indra Lukman, untuk meminta bantuan.

Lutfi menjelaskan,ciri-ciri sapi yang mati mengarah pada infeksi Virus Jembrana,penyakit yang umum menyerang sapi Bali.

“Kami sudah buat pengaduan ke dinas di kabupaten, namun belum ada respon. Masyarakat makin resah,” ujar Lutfi.Menanggapi laporan tersebut, Alex Indra Lukman langsung berkoordinasi dengan Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Kementerian Pertanian.

Tim dari Unit pelaksana teknis Balai Veteriner (BVet) Bukittinggi segera turun ke lokasi untuk meninjau kondisi sapi.

“Alhamdulillah, Pak Dirjen beserta jajaran, langsung bergerak menindaklanjuti pengaduan yang disampaikan peternak asal Mentawai,” kata Alex.

Tim kesehatan hewan memberikan vaksin dan suntik vitamin kepada sapi-sapi yang belum terjangkit virus.

Untuk sapi yang telah mati, tim menyarankan penguburan dalam lubang sedalam 1 metre guna mencegah penyebaran virus.

Tokoh muda Desa Sipora Jaya, Yonathan, membenarkan kedatangan tim kesehatan hewan. Ia mengatakan, warga merasa sedikit lega dengan adanya tindakan cepat ini.

Kepala desa Sipora Jaya, Lutfi Anto, menyampaikan terima kasih atas respon cepat Alex Indra Lukman dalam menanggapi keresahan warga.”Atas nama Pemerintah Desa Sipora Jaya, kami mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya pada Pak Alex Indra Lukman,” ungkap Lutfi.

Lutfi berharap, vaksinasi dan pemberian vitamin dapat menghentikan penularan penyakit Jembrana di wilayahnya.