Tutup
IndustriKarirNewsTeknologi

AI Guncang Pasar Kerja, Profesi Apa yang Masih Aman?

436
×

AI Guncang Pasar Kerja, Profesi Apa yang Masih Aman?

Sebarkan artikel ini
ai-guncang-pasar-kerja,-profesi-apa-yang-masih-aman?
AI Guncang Pasar Kerja, Profesi Apa yang Masih Aman?

Jakarta – Kecerdasan buatan (AI) terus berkembang pesat dan mengubah lanskap dunia kerja, menimbulkan pertanyaan tentang masa depan sejumlah profesi. Pekerjaan mana yang aman dari gempuran AI, dan mana yang berisiko tergantikan?

Seiring kemajuan teknologi, beberapa pekerjaan tetap sulit diotomatisasi karena terikat regulasi, membutuhkan kepercayaan, atau melibatkan kompleksitas fisik.

Namun, pekerjaan berbasis pengetahuan (knowledge work) justru lebih rentan terhadap otomatisasi dan kurang tahan terhadap AI.Berikut daftar pekerjaan yang diprediksi aman dan rentan terhadap AI, dirangkum dari USA Today, Selasa (23/9/2025).

Pekerjaan yang melibatkan penilaian, selera, empati, keterampilan fisik, serta kemampuan menyampaikan pengetahuan dan kebijaksanaan, relatif aman dari AI.

Layanan publik dan respons darurat yang membutuhkan ketangkasan, pengambilan keputusan cepat, dan tenaga fisik menjadi contohnya.

Profesi seperti terapis, dokter, pelatih, dan guru juga sulit digantikan karena memerlukan empati dan kemampuan membangun hubungan dengan pasien dan murid.

Ahli bedah dan pengacara juga relatif aman karena faktor regulasi, finansial, kepercayaan, dan tanggung jawab.

Sementara itu, pekerjaan rutin dan berbasis pengetahuan sangat rentan terhadap AI.Ini termasuk transkripsi, penjadwalan, dan tugas repetitif lainnya. AI captioning atau avatar dapat mengurangi kebutuhan notulen langsung dan penerjemah bahasa isyarat.

Proses rekrutmen juga mengalami perubahan. Permintaan akan perekrut diperkirakan menurun seiring dengan peningkatan output pekerja berkat bantuan AI.

Beberapa pekerjaan tidak hilang, tetapi berevolusi. Pekerjaan ini biasanya fokus pada pemecahan masalah di dunia nyata, bukan fungsi tertentu.

Teknisi radiologi tetap dibutuhkan untuk interaksi pasien saat MRI, meskipun AI dapat menyederhanakan proses diagnostik.

Pengemudi truk dan penanganan kargo juga akan tetap dibutuhkan.

Kesimpulannya,AI tidak akan menggantikan semua pekerja. pekerjaan yang membutuhkan empati, akuntabilitas, dan kehadiran fisik manusia akan tetap relevan.

Bidang hukum, medis, keselamatan publik, dan pekerjaan teknis/trade adalah yang paling aman. Sementara itu, tugas rutin berbasis pengetahuan tanpa dasar fisik berpotensi besar untuk hilang.