Tutup
EkonomiNewsTransportasi

Danantara Targetkan Elektrifikasi Tiga Rute Kereta Mei 2026

106
×

Danantara Targetkan Elektrifikasi Tiga Rute Kereta Mei 2026

Sebarkan artikel ini
groundbreaking-elektrifikasi-jalur-kereta-dimulai-pada-20-mei-2026,-3-rute-jadi-prioritas
Groundbreaking Elektrifikasi Jalur Kereta Dimulai pada 20 Mei 2026, 3 Rute Jadi Prioritas

Jakarta – Direktur Operasional Danantara Dony Oskaria mengungkapkan rencana memulai proyek elektrifikasi jalur kereta api melalui groundbreaking pada 20 Mei 2026 untuk tiga rute yang termasuk tersibuk, yakni Jakarta-Cikampek, Jakarta-Sukabumi, dan jakarta-Cilegon.

Dony yang juga menjabat Kepala BP BUMN mengatakan elektrifikasi jalur kereta itu bertujuan menghidupkan kota-kota baru di sepanjang jalur.

“Tahun ini sebetulnya tanggal 20 Mei, kami akan ‘groundbreaking’ untuk elektrifikasi Jakarta-Cikampek, Jakarta Sukabumi dan juga Jakarta-cilegon,” ujar Dony di Jakarta, dikutip Rabu, 29 April 2026.

Menurut Dony, elektrifikasi jalur kereta juga diyakini dapat mengurangi polusi dan meningkatkan efisiensi moda transportasi kereta api.

“dengan kita melakukan elektrifikasi, ini mengurangi urbanisasi,” kata Dony.

Karena itu, ia menegaskan elektrifikasi jalur kereta api menjadi salah satu KPI atau indikator kinerja utama industri perkeretaapian.

“Saya selalu bilang bahwa kereta api hanya punya dua KPI. Satu berkaitan dengan safety, yang kedua elektrifikasi,” ujar dony.

Sebelumnya, PT Kereta Api Indonesia (persero) dan PT PLN (Persero) menandatangani Nota Kesepahaman tentang Rencana Kerja Sama Elektrifikasi Jalur Kereta Api di Auditorium Jakarta Railways Center, Senin (20/10/2025).

Kolaborasi strategis dua BUMN itu disebut menjadi tonggak penting dalam percepatan elektrifikasi jalur kereta api nasional yang akan meningkatkan efisiensi, keandalan, serta mendukung target Net Zero Emission 2060.

Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin menjelaskan kerja sama tersebut membuka peluang besar untuk memperluas jaringan layanan kereta api berbasis listrik di berbagai wilayah potensial.

Ini menjadi terobosan pertama elektrifikasi jalur kereta api tanpa melibatkan APBN, melainkan murni melalui skema business to business (B2B) antara KAI dan PLN.

bagi KAI, elektrifikasi disebut akan meningkatkan kualitas, kenyamanan, dan kecepatan layanan. Sementara bagi PLN, langkah ini memperluas dominasi energi bersih yang digunakan di sektor transportasi.

BP BUMN bersama Danantara terus mendorong KAI bertransformasi menjadi perusahaan transportasi yang modern, berdaya saing, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.

Upaya itu diharapkan mampu mendukung mobilitas masyarakat sekaligus memberikan kontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi nasional dan target pemerintah menuju nol emisi. (Ant)