Tutup
News

Dharmasraya Gencarkan Rakor, Percepat Penurunan Stunting Tahap I

261
×

Dharmasraya Gencarkan Rakor, Percepat Penurunan Stunting Tahap I

Sebarkan artikel ini
penurunan-stunting-menjadi-salah-satu-program-prioritas-utama-di-dharmasraya
Penurunan Stunting Menjadi Salah Satu Program Prioritas Utama di Dharmasraya

Dharmasraya – Pemerintah Kabupaten Dharmasraya memprioritaskan penurunan angka stunting sebagai fokus utama pembangunan daerah. Hal ini ditegaskan dalam rapat Koordinasi Percepatan Penurunan Stunting Tahap I Tahun 2025.

Rakor yang digelar di GPU Kecamatan Pulau Punjung ini menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor. Tujuannya, memastikan program percepatan penurunan stunting memberikan dampak positif bagi masyarakat.

Penjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Dharmasraya, Jasman Dt. Bandaro Bendang, menegaskan bahwa stunting bukan hanya masalah kesehatan. Lebih dari itu, stunting menyangkut kualitas generasi masa depan.

“Stunting bukan hanya persoalan kesehatan, melainkan menyangkut kualitas generasi masa depan,” ujar Jasman.

Dinas Sosial P3APPKB Dharmasraya menjadi motor penggerak kegiatan ini. Rakor dihadiri sekitar 200 peserta dari berbagai unsur,termasuk TPPS,OPD,camat,BUMN,instansi vertikal,dan lembaga layanan kesehatan.

Kepala Dinas Sosial P3APPKB Dharmasraya, Martin Efendi, menjelaskan bahwa rakor bertujuan meningkatkan pemahaman tentang pentingnya gizi dan kesehatan. sasaran pemahaman ini adalah calon pengantin,ibu hamil,keluarga,dan masyarakat.

Selain itu, rakor juga meninjau pelaksanaan percepatan penurunan stunting di Dharmasraya.Koordinasi dan sinergi lintas sektor juga diperkuat dalam kegiatan ini.

Narasumber dari Dinas Kesehatan dan Dinas Pangan dan perikanan mengulas peran semua pihak dalam mencegah stunting.Mereka menekankan pentingnya konsolidasi lintas sektor.

Perwakilan Dinas PUPR memaparkan dukungan infrastruktur. Sementara itu, perwakilan Bappperida menyampaikan strategi percepatan penurunan stunting.

Sesi tanya jawab menjadi bagian penting dari kegiatan. Peserta dari kecamatan menyoroti persoalan lokasi dapur pemenuhan gizi. Mereka juga memberikan masukan untuk memperkuat intervensi di wilayah dengan prevalensi stunting tertinggi.

Seluruh peserta menyepakati pentingnya langkah bersama secara konvergensi. Tujuannya adalah menurunkan angka stunting di Dharmasraya. Targetnya, menciptakan generasi 2045 yang sehat dan berkualitas.