Tutup
EkonomiNews

Purbaya Ungkap: Dana Pemda Jabar Mengendap, Picu Kerugian

211
×

Purbaya Ungkap: Dana Pemda Jabar Mengendap, Picu Kerugian

Sebarkan artikel ini
dedi-mulyadi-tegaskan-dana-pemda-jabar-berbentuk-giro,-purbaya:-malah-lebih-rugi
Dedi Mulyadi Tegaskan Dana Pemda Jabar Berbentuk Giro, Purbaya: Malah Lebih Rugi

Jakarta – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyoroti penyimpanan dana Pemerintah Daerah (Pemda) Jawa Barat (Jabar) dalam bentuk giro.

Menurutnya, hal ini justru merugikan karena bunga yang diterima lebih rendah dibandingkan deposito.

“Ada yang ngaku katanya uangnya bukan di deposit, tapi di checking account, giro.itu malah lebih rugi lagi karena bunganya lebih rendah kan,” ujar Purbaya di Kementerian Keuangan, Jakarta, Kamis (23/10/2025).

Purbaya meyakini Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) akan turun tangan memeriksa penyimpanan dana Pemda Jabar tersebut.”Kenapa ditaruh di giro kalau gitu, pasti nanti akan diperiksa BPK itu,” tegasnya.

Menanggapi perbedaan data simpanan dana pemda antara Bank Indonesia (BI) dan kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Purbaya mengaku tidak berencana berdialog dengan kedua pihak.

Menurutnya,masalah data merupakan kewenangan bank sentral.

“Enggak ada (rencana duduk bareng), bukan urusan saya itu. Biar BI aja yang ngumpulin data,saya cuma pakai data bank sentral aja,” katanya.

Purbaya juga belum berencana bertemu kepala daerah yang membantah dana Pemda mereka mengendap di bank.

Ia menyarankan agar Pemda menanyakan langsung ke BI.

“Tanya aja ke BI, itu kan data dari bank-bank mereka juga. Mereka enggak mungkin monitor semua akun satu persatu,” imbuhnya.

sebelumnya, Purbaya mengungkapkan selisih Rp 18 triliun antara data BI dan Kemendagri.

Data BI per 30 September 2025 mencatat anggaran daerah yang tersimpan di perbankan mencapai Rp 233,97 triliun, sementara data Kemendagri hanya rp 215 triliun.