Tutup
News

Padang Pariaman Gelar Simulasi IOWave, Tingkatkan Kesiapsiagaan

185
×

Padang Pariaman Gelar Simulasi IOWave, Tingkatkan Kesiapsiagaan

Sebarkan artikel ini
pemkab-padang-pariaman-turut-ikuti-iowave-2025 
Pemkab Padang Pariaman Turut Ikuti IOWave 2025 

Parik Malintang – Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman ikut serta dalam latihan kesiapsiagaan tsunami tingkat internasional, Indian Ocean Wave Exercise (IOWave) 2025. Latihan ini berlangsung serentak pada Kamis (25/10).

Latihan dua tahunan ini bertujuan menguji kemampuan 28 negara di kawasan Samudera Hindia, termasuk Indonesia. tujuannya untuk merespons ancaman tsunami secara cepat,tepat,dan terkoordinasi.

Dinas Kominfo Padang Pariaman merilis informasi ini pada Jumat (7/11).

Dalam IOWave 2025, peserta diuji dengan skenario gempa bumi berkekuatan 8,9 SR. Gempa ini berpotensi menimbulkan tsunami di wilayah pesisir Sumatera Barat,termasuk Padang Pariaman.

Kegiatan dipusatkan di Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Padang Pariaman. selanjutnya, simulasi dilakukan di tiga nagari rawan tsunami: Katapiang, Tapakis, dan Ulakan.

BPBD Padang Pariaman, Forum Pentahelix, BMKG padang Panjang, perangkat daerah terkait, relawan, dan masyarakat pesisir terlibat dalam kegiatan ini.

Wakil Bupati Padang Pariaman, Rahmat Hidayat, beserta Ketua TP-PKK Padang pariaman turut hadir.

Tiga bentuk latihan utama dilakukan dalam IOWave 2025:

* Table Top Exercise (TTX): Simulasi berbasis skenario di ruang rapat BPBD untuk menguji rantai komando, komunikasi, dan koordinasi antarinstansi.

* Uji Komunikasi: Melibatkan nagari rawan tsunami untuk mempraktikkan penyebaran dan penerimaan Peringatan Dini Tsunami (PDT) melalui berbagai kanal.

* Simulasi Evakuasi: Dilaksanakan di tiga lokasi, melatih masyarakat, pelajar, dan anggota FPRB untuk merespons gempa, mengenali sirene, dan mengevakuasi diri ke titik kumpul aman.

Rahmat Hidayat menekankan pentingnya IOWave 2025 untuk memperkuat kesiapsiagaan daerah menghadapi potensi tsunami.

“Latihan ini sangat penting untuk memastikan sistem peringatan dini tsunami berjalan efektif, mulai dari BMKG hingga ke masyarakat,” ujarnya.

IOWave 2025 di Padang Pariaman berjalan lancar dengan partisipasi aktif seluruh pihak. Hasil evaluasi akan digunakan untuk memperkuat mitigasi dan meningkatkan kesiapsiagaan bencana di masa mendatang.