Tutup
News

Enam Nelayan Air Bangis Ditemukan Selamat oleh Tim SAR

270
×

Enam Nelayan Air Bangis Ditemukan Selamat oleh Tim SAR

Sebarkan artikel ini
enam-nelayan-asal-air-bangis-ditemukan-selamat
Enam Nelayan Asal Air Bangis Ditemukan Selamat

SIMPANG AMPEK – Kabar baik datang dari perairan Pasaman barat.Enam nelayan yang sempat hilang kontak bersama kapal nelayan Primadona, akhirnya ditemukan selamat.

Tim SAR gabungan berhasil menemukan mereka pada Jumat (21/11/2025) siang.

Kapal Primadona, sebuah boat tempel berwarna putih-merah sepanjang 12 meter, bertolak dari Pulau Tanahmasa Nias menuju Air Bangis pada Kamis (20/11/2025) pagi.

Kapal yang membawa enam nelayan itu diperkirakan tiba pada siang hari. Namun, kapal hilang kontak sejak pukul 09.00 WIB di koordinat 0° 3’25.52″U – 99° 9’33.41″T.

Khairul Anami, keluarga salah satu nelayan, melaporkan kejadian ini ke pihak SAR pada malam harinya.

Tim SAR bergerak cepat dengan mengaktifkan operasi pencarian. Koordinasi dilakukan dengan berbagai pihak, termasuk VTS, Kansar Nias, dan Kansar Mentawai.Pagi harinya, RIB 03 Pasaman diberangkatkan menuju lokasi terakhir kapal. RIB 02 Padang dan sejumlah kapal nelayan turut membantu pencarian.

Gelombang laut yang mencapai 1 hingga 2,5 meter tidak menghalangi upaya pencarian. Tim SAR melakukan penyisiran intensif hingga akhirnya menemukan kapal Primadona di sekitar Pantai Sikabu.

Koordinat penemuan kapal berada di 0° 9.327’S – 99° 19.592’T, sekitar 10,43 mil laut dari titik terakhir kapal terpantau.

Seluruh ABK, yaitu Zulfikar (52), Akmal Daudi (40), Mario (36), Andika putra (26), Roni Simbolon (30), dan Erbet Simbolon (28), ditemukan dalam keadaan selamat.

mereka segera dievakuasi ke Puskesmas Air Bangis untuk pemeriksaan medis.

Operasi SAR melibatkan lebih dari 60 personel dari berbagai unsur, termasuk Pos SAR Pasaman, Kansar Padang, Pol Airud, Pos AL, Local Hero, dan puluhan nelayan setempat.

Berbagai peralatan juga diterjunkan, seperti RIB 03 Pasaman, RIB 02 Padang, rescue car, drone, serta peralatan medis dan komunikasi.

Setelah evakuasi dan debriefing, operasi SAR resmi diusulkan untuk ditutup pada pukul 18.35 WIB.