Jakarta – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mengirimkan 402 relawan ke aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.
Mereka diterjunkan untuk membantu penanganan banjir dan tanah longsor yang melanda tiga provinsi tersebut.
Menteri PU, Dody Hanggodo, mengungkapkan pengiriman relawan ini dilakukan karena keterbatasan personel di daerah terdampak. Mayoritas relawan yang dikirim adalah insinyur.
“Sebenarnya kita sudah punya sekitar 300 personel PU yang ada di 3 provinsi,” ujar Dody dalam konferensi pers di kantornya, Kamis (18/12).
“Cuman, karena kerusakan di sana yang masif sampai dengan kecamatan-kecamatan sehingga kita merasakan kurang personel,” imbuhnya.
Selain itu, fasilitas pemerintahan yang lumpuh di daerah terdampak juga menjadi pertimbangan pengiriman relawan.
Sekretaris Jenderal Kementerian PU, Wida Nurfaida, merinci jumlah relawan yang dikirim ke masing-masing provinsi.
“234 relawan dikirim ke Aceh, 101 relawan ke Sumatra Utara, dan 67 relawan ke Sumatra Barat,” jelas Wida.
Para relawan ini merupakan Aparatur Sipil negara (ASN) yang sebelumnya pernah bertugas di lokasi bencana.
“Nanti bisa secara paralel membimbing juga adik-adiknya untuk bagaimana melaksanakan tugas di lokasi bencana tersebut,” kata Wida.
Pemerintah juga menyiapkan anggaran sebesar Rp51,8 triliun untuk memperbaiki infrastruktur yang rusak akibat banjir dan longsor di tiga provinsi tersebut.
Menurut Dody, anggaran ini saat ini dianggap cukup, namun bisa saja bertambah sesuai dengan kondisi di lapangan.
“Jadi saya mengatakan per detik ini tanggal 18 Desember 2025 yang angka itu (Rp51 triliun) yang kita pegang. Tapi bagaimana besok pasti akan berubah,” pungkasnya.







