Tutup
BisnisEkonomiEnergiPerbankan

PLN Catat Penjualan Listrik Bali Meningkat, Pelanggan Bertambah

309
×

PLN Catat Penjualan Listrik Bali Meningkat, Pelanggan Bertambah

Sebarkan artikel ini
pln-bali:-penjualan-listrik-2025-naik-6,25%,-pendapatan-tembus-rp10-t
PLN Bali: Penjualan Listrik 2025 Naik 6,25%, Pendapatan Tembus Rp10 T

Denpasar – kabar baik datang dari Pulau Dewata. PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Bali mencatatkan pertumbuhan positif dalam penjualan listrik sepanjang tahun 2025.

Penjualan listrik di Bali melonjak 6,25 persen dibandingkan tahun sebelumnya (year-on-year/yoy), mencapai 7.758 GWh.

General Manager PLN UID Bali, Eric Rossi Priyo Nugroho, menegaskan komitmen perusahaan untuk menjaga keandalan sistem kelistrikan.

“Sepanjang 2025, PLN memastikan listrik hadir secara andal dan berkualitas untuk mendukung aktivitas masyarakat Bali,” ujarnya dalam keterangan tertulis.

Menurutnya, listrik adalah fondasi penting bagi kelancaran kegiatan rumah tangga, bisnis, dan layanan publik.

Pada Desember 2025, realisasi penjualan listrik di Pulau Bali tercatat sebesar 695,12 gigawatt hour (gwh).

Eric menilai pertumbuhan penjualan ini sejalan dengan meningkatnya aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat Bali.

Dari sisi pendapatan, PLN UID Bali membukukan realisasi sebesar Rp10,12 triliun sepanjang 2025, meningkat 3,31 persen (yoy).

“pendapatan yang tumbuh menunjukkan bahwa listrik dimanfaatkan secara produktif oleh masyarakat dan dunia usaha,” jelas Eric.

Hal ini menegaskan peran listrik sebagai penopang aktivitas ekonomi di Bali.

Pertumbuhan pelanggan juga menunjukkan tren positif,dengan penambahan 107.069 pelanggan hingga akhir Desember 2025.

Peningkatan daya tersambung mencapai 472,44 MVA (mega volt-ampere).

Eric menjelaskan bahwa hal ini menandakan semakin luasnya akses dan kapasitas layanan listrik untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, pelaku usaha, dan fasilitas publik.

PLN UID Bali secara konsisten melakukan pemantauan dan evaluasi pemakaian listrik, terutama pada pelanggan Tegangan Menengah (TM).

upaya ini dilakukan untuk menjaga keandalan sistem distribusi dan kualitas layanan kelistrikan.

Memasuki tahun 2026, PLN UID Bali akan terus memperkuat strategi pelayanan kelistrikan yang adaptif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Hal ini termasuk mendukung pengembangan energi bersih dan transportasi berbasis listrik di Bali.

“Ke depan, fokus PLN adalah memastikan listrik tetap menjadi penopang kenyamanan hidup masyarakat, penggerak aktivitas ekonomi, serta mendukung pembangunan Bali yang berkelanjutan,” pungkas Eric.