Tutup
BisnisInvestasiNews

Djarum Ambil Alih Sariwangi, Unilever Kantongi Rp1,5 Triliun

319
×

Djarum Ambil Alih Sariwangi, Unilever Kantongi Rp1,5 Triliun

Sebarkan artikel ini
deal!-unilever-indonesia-lepas-bisnis-sariwangi-rp1,5-triliun-ke-grup-djarum
Deal! Unilever Indonesia Lepas Bisnis Sariwangi Rp1,5 Triliun ke Grup Djarum

Jakarta – Kabar terbaru dari dunia korporasi, PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) resmi melepas bisnis teh Sariwangi ke tangan PT savoria kreasi Rasa, bagian dari Grup Djarum.

Nilai transaksi penjualan ini mencapai angka fantastis, yakni Rp 1,5 triliun.

Kesepakatan ini ditandai dengan penandatanganan perjanjian pengalihan bisnis atau Business Transfer Agreement (BTA).

Menurut Sekretaris Perusahaan Unilever Indonesia,Padwestiana Kristanti,BTA telah diteken pada 6 Januari 2026 dengan PT Savoria Kreasi Rasa,yang bukan merupakan pihak afiliasi.

Nilai transaksi sebesar Rp 1,5 triliun tersebut, belum termasuk pajak, sesuai dengan penilaian independen dari Kantor Jasa Penilai Publik Suwendho Rinaldy dan Rekan, yang menaksir nilai pasar bisnis Sariwangi sebesar Rp 1,4 triliun.

Dalam laporan keuangan per 30 September 2025,nilai transaksi ini setara dengan 45 persen dari total ekuitas perseroan.

Sementara itu, aset bisnis teh hanya menyumbang 2,5 persen dari total aset Perseroan, dengan kontribusi laba bersih sebesar 3,1 persen dan pendapatan sebesar 2,7 persen.

Penyelesaian transaksi atau closing dijadwalkan pada 2 Maret 2026, atau tanggal lain yang disepakati oleh kedua belah pihak.

Saat closing, Unilever dan Savoria Kreasi Rasa akan melakukan serah terima aset terkait bisnis tersebut.

“BTA tunduk pada hukum Republik Indonesia, dan setiap sengketa akan diselesaikan melalui arbitrase di Singapore International arbitration Center,” jelas Padwestiana.

Transaksi ini dikategorikan sebagai Transaksi Material sesuai POJK No.17/POJK.04/2020, namun tidak memerlukan persetujuan RUPS.

unilever Indonesia memastikan bahwa pelepasan bisnis teh Sariwangi tidak akan berdampak material terhadap operasional, aspek hukum, maupun kelangsungan usaha perseroan.