Tutup
InvestasiNewsRegulasi

Strategy Kembali Borong Bitcoin, Kepemilikan Lampaui 709 Ribu

254
×

Strategy Kembali Borong Bitcoin, Kepemilikan Lampaui 709 Ribu

Sebarkan artikel ini
strategy-borong-22.305-bitcoin-lagi,-cadangan-tembus-709-ribu-keping
Strategy Borong 22.305 Bitcoin Lagi, Cadangan Tembus 709 Ribu Keping

Jakarta – Perusahaan Michael Saylor, Strategy, kembali melakukan pembelian Bitcoin dalam jumlah besar. Aksi korporasi ini meningkatkan kepemilikan Bitcoin Strategy menjadi lebih dari 709 ribu keping.

Strategy memborong 22.305 Bitcoin dengan nilai mencapai US$2,13 miliar atau setara Rp 36,05 triliun (kurs Rp 16.930 per dolar AS).

Harga rata-rata pembelian Bitcoin ini adalah US$95.284 atau Rp 1,61 miliar per koin.

Pengajuan pembelian ini telah diserahkan kepada Komisi Sekuritas dan Bursa Amerika Serikat (SEC) pada Senin lalu.

Dengan pembelian ini, total kepemilikan Bitcoin Strategy mencapai 709.715 BTC. Data CoinGecko mencatat harga Bitcoin sempat melonjak menembus US$97.000 setelah pengumuman pembelian ini.

Sepanjang Januari 2026, Strategy tercatat telah dua kali melakukan pembelian Bitcoin dalam jumlah signifikan.

Pada 5 Januari,Strategy membeli 1.283 keping Bitcoin senilai US$116 juta.

Selanjutnya, pada 12 Januari, Strategy kembali membeli 13.627 BTC senilai hampir US$1,3 miliar. Secara total, Strategy telah mengumpulkan 37.215 keping BTC sepanjang Januari.

Laju pembelian Bitcoin oleh Strategy cenderung moderat sepanjang tahun 2025.Namun, perusahaan ini menunjukkan pergerakan yang lebih agresif di awal tahun 2026.

Menurut laporan CoinTelegraph, total biaya yang dikeluarkan Strategy untuk membeli cadangan Bitcoin mencapai sekitar US$53,92 miliar. harga rata-rata Bitcoin yang dibeli Strategy adalah sekitar US$75.979 per keping.

Cadangan Bitcoin yang dimiliki Strategy setara dengan sekitar 3,37 persen dari total pasokan maksimum Bitcoin sebanyak 21 juta koin. Jumlah ini juga setara dengan 3,55 persen dari total Bitcoin yang beredar di pasar.

akumulasi Bitcoin ini menegaskan komitmen Strategy dalam menjadikan Bitcoin sebagai aset utama dalam pengelolaan neraca keuangan perusahaan.

Sentimen positif juga terlihat di pasar saham.Saham Strategy dengan kode MSTR sempat melonjak menembus level US$185 pada Rabu, 21 Januari 2026.

Kenaikan ini seiring dengan reli Bitcoin ke level tertinggi dalam beberapa bulan terakhir. Lonjakan saham MSTR juga didukung oleh keputusan Morgan Stanley Capital International (MSCI) yang memilih untuk tidak mengeluarkan perusahaan dengan strategi treasury digital dari indeks pasarnya pada awal Januari 2026.

Namun,agresivitas Strategy ini terjadi di tengah evaluasi ulang pasar terhadap perusahaan-perusahaan digital asset treasury (DAT). Investor kini mulai lebih selektif setelah reli besar pada musim panas 2025 yang sempat dinilai sebagai gelembung.

kepala Riset CoinShares, James Butterfill, menilai pasar akan kembali menilai perusahaan mana yang benar-benar mampu bertahan dengan model akumulasi aset digital yang solid.

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. PT Pelat Timah Nusantara Tbk (NIKL) menganggarkan belanja modal alias capital expenditure (capex) sekitar US$ 2,1 juta pada tahun 2026. Dana ini difokuskan untuk mendukung peningkatan operasional pabrik sekaligus menjaga daya saing Latinusa di tengah kondisi pasar yang masih menantang. Dari total anggaran tersebut, alokasi capex akan digunakan untuk machinery & equipment sebesar US$ 1,8 juta dan supporting equipment…

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. Di tengah meningkatnya volatilitas pasar keuangan, sejumlah emiten dengan arus kas kuat semakin agresif melakukan aksi korporasi berupa pembelian kembali atau buyback saham. Langkah ini dinilai menjadi salah satu strategi untuk menjaga stabilitas harga saham sekaligus mencerminkan keyakinan manajemen terhadap fundamental perusahaan. Deretan Emiten Lakukan Buyback Saham Terbaru, PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP)…

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. Jangan lewatkan dividen saham bernilai jumbo dari anak usaha Astra. Yield dividen saham ini mencapai 12% lebih. Anak usaha Astra yang akan bayar dividen jumbo ini adalah PT Astra Graphia Tbk (ASGR). Pembayaran dividen ini diputuskan melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 2025. Adapun RUPST PT Astragraphia digelar di Catur Dharma Hall, Menara Astra, Jakarta, Rabu (15/4/2026). Besaran dividen saham ASGR sebanyak…